Nutriflakes® Official Website

+62 821-3573-2036
Apa yang Akan Terjadi Apabila Tubuh Kekurangan Serat?
 
Apa yang Akan Terjadi Apabila Tubuh Kekurangan Serat?

Apa yang Akan Terjadi Apabila Tubuh Kekurangan Serat?

Mungkin Anda sering kali mendengar istilah "serat". Serat merupakan salah satu jenis karbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh. Meskipun menjadi nutrisi yang sering disepelekan, telah banyak bukti bahwa kekurangan serat justru dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

Pada dasarnya, serat dapat dengan mudah ditemukan di dalam makanan, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan polong-polongan. Tapi minimnya kesadaran mengenai seberapa penting serat untuk kesehatan tubuh, hal tersebut sering kali diabaikan.

Berdasarkan kemampuannya untuk larut dalam air, serat terbaik menjadi dua, yaitu serat larut dan serat tidak larut air. Kedua jenis serat ini masing-masing memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan tubuh manusia.

Kebutuhan serat harian tubuh berbeda satu sama lain. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan serat juga akan menurun. Pada pria dewasa, serat yang dibutuhkan sebanyak 34 gram setiap harinya, sementara wanita dewasa membutuhkan 28 gram serat setiap harinya.

Penelitian epidemiologi secara konstan menunjukkan bahwa orang yang konsumsi makanan tinggi serat, berisiko lebih rendah mengalami penyakit kanker, diabetes, obesitas, dan kardiovaskular. Serat memang baik untuk kesehatan. Ironisnya, masih banyak sekali orang yang kekurangan serat.

5 Penyakit Apabila Tubuh Kekurangan Serat!

1. Sulit Mengontrol Berat Badan Berlebih


Menurunkan berat badan dan mempertahankannya agar tetap ideal bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi, kekurangan serat akan membuatnya makin sulit.

Konsumsi serat dapat membantu mengontrol berat badan karena Anda akan merasakan kenyang dan puas lebih lama, sehingga tidak mendorong seseorang untuk makan secara berlebihan. Baiknya lagi, meskipun serat dapat membuat rasa kenyang, serat tidak mengandung kalori.

Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa diet tinggi serat dikaitkan dengan berat badan lebih rendah dan lebih sedikit lemak tubuh, meskipun jumlah kalori juga tidak dibatasi.

2. Memperbesar Risiko Terkena Penyakit Kardiovaskular


Penyakit kardiovaskular menjadi pembunuh nomor satu di dunia. Konsumsi makanan berserat tinggi dapat membantu mencegah masalah tersebut.

Dikutip dari healthline, lebih dari 650.000 peserta menunjukkan bahwa orang yang konsumsi serat lebih banyak memiliki risiko penyakit jantung koroner lebih rendah. Itu sebabnya, untuk menjaga kesehatan jantung, Anda dapat konsumsi serat lebih banyak.

3. Membuat Seseorang Berumur Lebih Pendek


Konsumsi banyak serat dapat membantu seseorang untuk hidup lebih lama meskipun orang tersebut tidak menderita penyakit kardiovaskular.

Dikutip dari healthline, menurut beberapa besar penelitian, konsumsi lebih banyak serat dapat mengurangi risiko terkena semua penyebab kematian dibandingkan dengan orang yang tidak konsumsi cukup serat.

Meskipun terdengar cukup mengerikan, baiknya, konsumsi 10 gram serat tambahan setiap harinya dapat membantu menurunkan risiko kematian dini sebesar 10 persen.

Anda hanya perlu menambahkan satu buah ubi jalar dan setengah cangkir buncis ke dalam menu harian Anda.

4. Sistem Kekebalan Tubuh Anda Melemah


70% hingga 80% sistem kekebalan tubuh berada di dalam pencernaan. Konsumsi serat yang banyak dapat menyehatkan bakteri baik di usus untuk mendukung kesehatan pencernaan agar sistem kekebalan tubuh di pencernaan tidak terganggu.

Mungkin Anda dapat konsumsi probiotik, berupa bakteri menguntungkan yang terdapat di dalam yoghurt ataupun kimchi. Tapi konsumsi serat lebih banyak juga penting.

5. Kekurangan Serat Menyebabkan Berbagai Masalah Pencernaan


Jutaan orang di dunia menderita sindrom iritasi usus besar, sehingga mengalami gejala tidak nyaman, baik sembelit, diare, ataupun kembung.

Konsumsi lebih banyak serat juga dapat mencegah dan mengatasi masalah asam lambung, seperti Maag serta GERD yang dapat menurunkan kualitas hidup sehari-hari.

Itulah beberapa bahaya yang dapat terjadi apabila seseorang kekurangan serat. Oleh karena itu, konsumsi serat dan memenuhi kebutuhan serat harian tubuh menjadi hal yang sangat penting dilakukan.

Anda dapat membantu penuhi kebutuhan serat harian dengan konsumsi Nutriflakes yang mengandung serat, baik berasal dari umbi garut, daun kelor, hingga psyllium husk.

Selain serat, Nutriflakes juga dapat menjadi sumber prebiotik terbaik untuk melancarkan pencernaan.

Rendah kalori, Nutriflakes cocok dijadikan sebagai menu sarapan untuk support diet dan membuat kenyang lebih lama.

Baca juga: Serat Larut dan Serat Tidak Larut, Apa Bedanya?

Kategori:

Info Serat