Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak hanya membutuhkan karbohidrat atau protein. Kebutuhan akan serat pun juga menjadi sangat penting. Artinya, kita sebagai makhluk hidup memerlukan buah yang mengandung serat untuk memenuhi hal tersebut.

Serat adalah karbohidrat di dalam tumbuhan yang memiliki sifat resisten terhadap proses pencernaan di dalam usus. Namun, serat ini akan mengalami fermentasi secara keseluruhan atau sebagian di dalam usus besar.

Dalam jurnal Gizi dan Pangan, serat merupakan semua jenis polisakarida yang tidak terhidrolisir pada proses sekresi usus manusia.

Dulunya, banyak orang menganggap bahwa serat merupakan nutrisi yang tidak terlalu pentin. Bahkan, banyak ahli gizi mengatakan bahwa serat hanyalah pencahar dan tidak memiliki kemampuan lain.

Anggapan tersebut berubah seiring berjalannya waktu, di mana banyak kasus kesehatan yang melibatkan serat. Setelah itu, serat memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut beberapa manfaat serat ketika kita mengonsumsinya:

  • Melancarkan alur pencernaan.
  • Menghindari obesitas.
  • Mencegah penyakit kanker kolon.
  • Mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.
  • Mencegah penyakit diabetes.

Artinya, serat bukan lagi menjadi nutrisi sampingan yang dipandang sebelah mata. Namun, serat sudah menjadi kebutuhan sehari-hari yang harus kita penuhi. Oleh karena itu, kita harus mengetahui macam-macam makanan yang mengandung serat tinggi.


Sumber serat dari buah (sumber: canva)

Buah yang Mengandung Serat

Pada umumnya, kita akan menemukan banyak serat di dalam buah-buahan atau sayur-sayuran. Sebab, serat adalah bagian dari tumbuhan sehingga tidak dapat ditemukan pada hewan.

Berikut ini adalah beberapa buah-buahan yang banyak mengandung serat:

  • Alpukat

Setiap 100 gram alpukat akan mengandung serat sebanyak 6,7 gram. Selain itu, alpukat juga mempunyai kandungan vitamin B, vitamin C, vitamin E, dan mineral-mineral yang baik untuk pencernaan.

  • Buah Pir

Pir, buah yang memiliki kandungan air tinggi serta rasa yang sangat segar. Dalam satu buah pir dengan ukuran kecil saja bisa menyumbang serat sebanyak 5,5 gram. Artinya, dengan mengonsumsi pir, kita bisa memenuhi 20% dari kebutuhan serat setiap harinya.

  • Pepaya

Buah ini sangat mudah untuk ditemukan di kalangan masyarakat Indonesia. Setiap 100 gram pepaya bisa mengandung serat sebanyak 1,3 gram. Banyak orang mengonsumsi buah pepaya untuk mengatasi sembelit.

  • Raspberry


Buah raspberry (sumber: canva)

Buah ini memang kurang terkenal di masyarakat Indonesia, tetapi kandungan serat di dalam raspberry ini sangatlah tinggi. Setiap 100 gram raspberry bisa mengandung serat sebanyak 6,5 gram.

  • Mangga

Kandungan serat dalam mangga ini bisa termasuk dalam daftar yang tinggi. Setiap 100 gram buah mangga bisa menyumbang serat sebanyak 1,3 gram. Mangga juga memiliki manfaat untuk melancarkan sistem pencernaan.

  • Jambu Biji Merah

Buah yang mengandung serat tinggi selanjutnya adalah jambu biji merah. Kandungan ini pun terbilang sangat tinggi karena mencapai 7,3 gram serat setiap 100 gram jambu. Artinya, buah ini bisa berguna untuk melancarkan pencernaan dan mengatasi sembelit.

  • Markisa

Buah markisa ternyata memiliki serat yang sangat tinggi dan lebih tinggi dari buah-buah lainnya. Setiap 100 gram markisa dapat menyumbang asupan serat sebanyak 10 gram.


Buah markisa (sumber: canva)

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, kita bisa memenuhi kebutuhan serat sehari-hari dengan mengonsumsi buah-buahan di atas. Mulai dari buah markisa, jambu merah, mangga, raspberry, pepaya, alpukat, dan buah pir.

Artinya, banyak sekali pilihan buah-buahan yang bisa kita manfaatkan untuk mencegah gangguan pencernaan yang tidak diinginkan. Selain itu, mengonsumsi Nutriflakes pun dapat membantu memenuhi kebutuhan serat.

Sebab, Nutriflakes menggunakan psyllium husk sebagai salah satu bahan alaminya. Di mana psyllium husk merupakan serat larut yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Nutriflakes adalah sereal umbi garut yang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah mengatasi asam lambung naik dan menjaga kesehatan pencernaan.

Bahan-bahan alami di dalamnya membuat Nutriflakes tidak memiliki efek samping yang merugikan. Demikian penjelasan mengenai buah yang mengandung serat tinggi, semoga dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Nutriflakes, pencernaan sehat hidup aman!

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles