Home » Artikel Nutriflakes » Kegunaan Vitamin B Kompleks Berdasarkan Masing-masing Jenisnya

Pada penjelasan sebelumnya menjelaskan bahwa vitamin B mempunyai jenis-jenis yang berbeda-beda. Kegunaan vitamin B pun tergantung pada jenis-jenis tersebut, mulai dari vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, dan lain sebagainya.

Sebenarnya apa itu vitamin B kompleks?

Vitamin B kompleks adalah sekumpulan dari 8 jenis vitamin yang beragam. Lalu vitamin B merupakan salah satu jenis vitamin yang bisa dengan mudah larut dalam air.


Vitamin B kompleks (sumber: canva)

Karena sifatnya tersebut menjadikan tubuh kita tidak perlu melalukan proses sekresi dalam sistem pencernaan. Artinya, tubuh tidak akan menimbun vitamin B dengan berlebihan ketika kita mengonsumsi sumber makanan vitamin B.

Namun, vitamin B mudah rusak dalam proses pengolahan, mudah hilang saat tercuci, atau larut bersama air dan keluar dari bahan pangan. Sebab, vitamin ini sangat bebas bergerak di dalam tubuh, peredaran darah, dan limpa.

Ragam Kegunaan Vitamin B bagi Tubuh

Sama seperi vitamin A, walaupun termasuk dalam gizi mikro, manfaat vitamin B ini sangat baik untuk kesehatan tubuh. berbagai fungsi atau manfaat ini terbagi sesuai dengan jenis-jenis dari vitamin B itu sendiri.

Berikut ini adalah beberapa manfaat vitamin B untuk kesehatan tubuh kita:

1. Vitamin B1

Tiamin atau vitamin B1 ini sebenarnya tidak dapat disimpan dalam tubuh dengan jumlah yang banyak. Vitamin B1 ini berperan penting dalam mengubah karbohidrat hingga menjadi energi. Selain itu, juga memindahkan energi dan membentuk senyawa yang kaya akan energi.

Tiamin ini mempunyai manfaat lainnya, yaitu menjaga kesehatan saraf.


Sistem saraf (sumber: canva)

2. Vitamin B2

Riboflavin atau vitamin B2 ini ketika larut di dalam air akan mengubah air menjadi kuning kehijauan. Vitamin B2 sendiri membantu dalam proses sekresi karbohidrat, protein, dan lemak dalam sistem pencernaan.

Oleh karena itu, vitamin B2 adalah salah satu komponen yang terkenal dengan nama flavoprotein dan terlbiat langsung dalam metabolisme intermediet. Riboflavin juga berguna dalam menjaga kesehatan mata dan kulit manusia.

3. Kegunaan Vitamin B3 (Niasin)

Kegunaan vitamin B kompleks selanjutnya adalah niasin, yang berperan penting dalam suplai energi ke seluruh tubuh. Niasin mempunyai peran pada reaksi enzimatik dalam tubuh, khususnya metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein.

Peran tersebut terbagi menjadi dua, yaitu koenzim I (Nicotinamide adenin dinucleotide = NAD) dan koenzim II (Nicotinamide adenine dinukleotide phosphate = NADP). Keduanya sama-sama bertugas sebagai penerima hidrogen.

Tubuh sangat membutuhkan Vitamin B3 agar suplai energi dalam jaringan tubuh dapat berjalan normal.

4. Vitamin B6

Manfaat vitamin B selanjutnya adalah untuk menjaga metabolisme tubuh. Vitamin B6 mempunyai peran sebagai koenzim piridoksal fosfat pada reaksi-reaksi enzim

Selain itu, sebagian besar dari vitamin ini terlibat dalam metabolisme asam amino, seperti: dekarboksilasi, transaminasi, dan perubahan triftopan menjadi niasin. Jenis vitamin ini juga bertugas dalam mengedarkan oksigen melalui pembuluh darah ke seluruh tubuh.

Kegunaan vitamin B6 lainnya adalah untuk menjaga otot, sistem pencernaan, dan juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.


Otot tangan (sumber: canva)

5. Asam Pantotenat

Senyawa ini menjadi bagian penting dalam koenzim A, yang perannya ada dalam metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Asam patotenat juga secara khusus terlibat dalam produksi energi dalam tubuh.

Selain peran tersebut, asam pantotenat memiliki peran penting dalam metabolisme asam lemak dan golongan lipida lainnya. Manfaat lain dari jenis vitamin B ini adalah membantu produksi hormon serta pertumbuhan tubuh.

6. Biotin

Kegunaan utama jenis vitamin B kompleks ini adalah sebagai pemecah lemak dan karbohidrat. Di mana pemecahan lemak ini akan menghasilkan asam lemak, sedangkan karbohidrat akan menjadi gula.

Biotin juga mampu untuk menjaga kesehatan beberapa bagian tubuh, seperti: kulit, mata, hati, rambut, dan sistem saraf. Senyawa ini juga sering kita kenal dengan nama lain, yaitu vitamin B7.

7. Kegunaan Vitamin B12

Jenis vitamin B yang sangat kompleks adalah vitamin B12. Sebuah vitamin yang mengandung atom kobalt yang terikat. Senyawa ini sangat mirip dengan besi dalam sel darah merah atau magnesium pada klorofil.

Manfaat vitamin B12 yang utama adalah menjaga keberlangsungan dari sel-sel agar dapat berfungsi secara normal. Sel-sel yang dimaksud ini terutama sel-sel dalam saluran pencernaan, sistem saraf, dan sumsum tulang belakang.

Kegunaan jenis vitamin B ini ada pada sintesis DNA dalam sumsum tulang belakang. Melansir dari Harvard Medical School, peran vitamin B12 adalah membentuk sel darah merah, saraf, dan DNA.

Oleh karena itu, dengan terpenuhinya vitamin B12 ini kita bisa terhindar dari gangguan anemia.


Sel darah merah (sumber: canva)

8. Asam Folat

Bersama dengan vitamin B12, asam folat memproduksi sel darah merah dalam tubuh. Keberadaan asam folat pada ibu hamil sendiri sangat baik untuk kesehatan. Sebab, dengan adanya asam folat dapat mengurangi risiko kecacatan dalam janin ketika lahir nanti.

Kegunaan utama pada jenis vitamin B kompleks ini adalah mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan janin ketika dalam kandungan. Artinya, nutrisi yang mempunyai nama lain vitamin B9 ini akan menjamin perkembangan janin akan selalu berjalan baik.

Manfaat asam folat lainnya adalah membantu dalam membentuk sel-sel dalam jaringan dan menjaga sistem imun tubuh.

Kebutuhan Vitamin B Kompleks dalam Tubuh

Angka kebutuhan vitamin B per hari ini harus terpenuhi agar fungsi-fungsi vitamin B kompleks di atas dapat berjalan dengan lancar. Berikut ini adalah rata-rata angka kebutuhan dari masing-masing jenis vitamin B:

  • Tiamin atau vitamin B1 sebanyak 1,2 mg setiap hari.
  • Riboflavin atau vitamin B2 sebanyak 1,3 mg setiap hari.
  • Niasin atau vitamin B3 sebesar 16 gram setiap hari.
  • Asam Pentatonat atau vitamin B5 sebesar 5 mg setiap hari.
  • Vitamin B6 sebesar 1,3 mg setiap hari.
  • Biotin atau vitamin B7 sebanyak 30 mcg setiap hari.
  • Asam folat atau vitamin B9 sebesar 400 mcg setiap hari.
  • Vitamin B12 sebanyak 2,4 mcg setiap hari.

Artinya, dari seluruh kebutuhan vitamin B di atas, angka kebutuhan tubuh tiap hari paling besar ada pada vitamin B3 atau niasin.


Memenuhi vitamin B (sumber: canva)

Kesimpulan Kegunaan Vitamin B Kompleks

Berdasarkan penjelasan di atas, tubuh memang membutuhkan vitamin B kompleks ini dalam menjalankan fungsi-fungsinya. Sebab, manfaat vitamin B kompleks dalam kehidupan sehari-hari ini sangatlah beragam dan penting dalam tubuh.

Banyaknya peran penting vitamin B dalam tubuh, maka jangan sampai kita kekurangan vitamin B. Mungkin saja bisa terdapat konsekuensi yang merugikan jika kita tidak memenuhi kebutuhan vitamin B ini.

Dalam memenuhi kebutuhan vitamin B ini tentu kita harus mengonsumsi makanan karena tubuh kita tidak dapat membentuk vitamin sendiri. Misalnya adalah dengan mengonsumsi Nutriflakes, sebuah sereal dengan bahan dasar umbi garut.

Nutriflakes bisa menjadi sumber makanan vitamin B karena menggunakan kandungan daun kelor sebagai salah satu komposisi bahan utamanya. Kelor merupakan bahan pangan yang kaya akan nutrisi, khususnya macam-macam vitamin seperti vitamin B.

Demikian ulasan mengenai macam-macam kegunaan vitamin B kompleks bagi tubuh, semoga bisa bermanfaat.

Nutriflakes, nutrisi terpenuhi kesehatan terjamin!

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles