Jagung rebus adalah makanan yang sudah tidak asing lagi untuk dikonsumsi. Jagung rebus bisa dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Selain kandungan kalorinya yang cukup rendah, jagung rebus juga bisa membantu memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Lantas, apakah jagung rebus bagus untuk diet?

Untuk mengetahui jawaban apakah jagung rebus bagus untuk diet atau tidak, simak ulasan artikel ini sampai selesai, ya!

Apabila dibandingkan dengan nasi yang mengandung 130 kalori per 100 gramnya, 100 gram jagung rebus hanya mengandung 96 kalori. Hal ini berarti kalau kalori jagung rebus lebih rendah dibandingkan nasi.

Selain itu, jagung rebus juga mengandung nutrisi seperti vitamin B1, vitamin B3, vitamin  B5, dan vitamin B9 (folat). Makanan pengganti nasi ini juga kaya serat, fosfor, dan vitamin C. Sama halnya dengan nasi yang mengandung karbohidrat untuk diubah menjadi energi, jagung rebus juga mengandung karbohidrat.

Berdasarkan kandungan jagung rebus, bisa disimpulkan kalau jagung rebus bagus untuk diet karena bisa dijadikan sebagai sumber karbohidrat rendah kalori. Tapi walaupun bagus untuk diet, konsumsi jagung rebus untuk diet juga harus dalam porsi yang wajar.

Berapa porsi jagung rebus yang aman untuk diet?

Porsi Jagung Rebus untuk Diet

Saat sedang menjalani program diet, Anda bisa mengonsumsi jagung rebus sebanyak 103 gram dalam sehari sebagai sumber karbohidrat.  Kalori jagung rebus sebanyak 103 gram adalah sekitar 100 kalori, yang artinya lebih rendah daripada kalori 100 gram nasi putih.

Sebanyak 103 gram jagung rebus bisa memenuhi sekitar 65 gram atau setara dengan setengah kebutuhan karbohidrat harian tubuh saat diet. Oleh karena itu, konsumsi jagung rebus saat diet diperbolehkan, asalkan dalam porsi yang wajar.

Tapi khusus untuk jagung yang sudah diolah menggunakan topping, sebaiknya dihindari bagi seseorang yang sedang menjalani diet karena jumlah kalorinya bisa saja berbeda.

Bagaimana cara menikmati jagung rebus untuk diet?

Cara Mengonsumsi Jagung Rebus untuk Diet

Untuk menikmati jagung rebus bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, seperti:

1. Dimakan Secara Langsung

Konsumsi jagung rebus secara langsung tentu saja nikmat. Jagung rebus yang hangat akan lebih pas apabila dikonsumsi saat cuaca dingin. Untuk membuat jagung rebus yang sempurna, waktu merebus jagung juga harus diperhatikan. Terlalu lama merebus jagung bisa mengurangi nutrisi di dalam jagung. Oleh karena itu, merebus jagung sebaiknya tidak lebih dari 10 menit. Selamat mencoba, ya!

2. Menjadi Campuran Salad

salad_dengan_jagung_rebus

Jagung rebus juga tidak kalah nikmat apabila dijadikan sebagai campuran salad, baik salad sayur ataupun salad buah. Keunggulan jagung rebus, yaitu jagung memiliki rasa manis sehingga tergolong cocok apabila dikonsumsi dengan salad. Anda bisa menjadikan jagung rebus sebagai sumber karbohidrat utama saat dicampur ke dalam salad yang rendah kalori. Jadi, apabila Anda ingin merasakan variasi dari jagung rebus, Anda bisa menjadikannya sebagai campuran salad.

3. Konsumsi Jagung Rebus dengan Yoghurt

Selain menjadi campuran salad, Anda bisa konsumsi jagung rebus dengan yoghurt agar cita rasa jagung rebus makin bervariasi dan sumber protein makin bertambah. Anda tidak perlu khawatir soal yoghurt karena yoghurt rendah lemak juga rendah kalori, sehingga asupan kalori Anda tidak terlalu banyak.

4. Tambahkan ke Steik Daging

jagung_rebus_dan_steak

Jagung rebus juga bisa menjadi kondimen dari steik. Apabila Anda tidak ingin makan nasi, Anda bisa menjadikan jagung sebagai sumber karbohidrat saat konsumsi steik. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan asupan karbohidrat yang memiliki kalori lebih sedikit dibandingkan nasi putih. Pada menu steik, kondimen jagung rebus biasanya juga ditemani dengan wortel iris, buncis, dan kacang polong.

Berdasarkan ulasan artikel ini, bisa disimpulkan kalau jagung rebus bagus untuk diet karena tinggi nutrisi, tapi lebih rendah kalori apabila dibandingkan dengan nasi. Tapi untuk mendapatkan hasil yang optimal dari konsumsi jagung rebus, tidak dianjurkan konsumsi jagung rebus secara berlebihan.

Baca juga:

Cara Diet bagi Penderita Asam Lambung

About the Author

Sapfa Rista Monika

Kesehatan merupakan hal yang paling berharga. Sebagai seseorang yang memiliki minat besar di dunia literasi, saya senang berbagi informasi kesehatan melalui tulisan yang bermanfaat.

View All Articles