Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia menempati peringkat teratas di Asia Tenggara untuk tingkat obesitas. Padahal, kegemukan yang berlebihan ini bisa menjadi gerbang berbagai macam penyakit kronis.

Apa itu obesitas atau kegemukan yang berlebihan?

Obesitas adalah kondisi di mana tubuh kelebihan lemak, sehingga berat badan melebihi batas normal. Kondisi ini terjadi karena asupan kalori tubuh lebih banyak dibandingkan kalori yang dibakar saat melakukan aktivitas fisik sehari-hari. Kalori yang tidak ikut terbakar ini akan menumpuk di tubuh dalam bentuk lemak.

Seseorang yang menderita obesitas mudah sekali terserang penyakit, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, asam lambung, dan penyakit lainnya. Maka dari itu, kegemukan yang berlebihan atau obesitas harus segera ditangani.

Penyebab Kegemukan yang Berlebihan (Obesitas)

Obesitas disebabkan karena menumpuknya lemak berlebih di dalam tubuh akibat dari asupan kalori lebih banyak dibandingkan jumlah kalori yang dikeluarkan atau dibakar. Selain itu, penumpukan lemak juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor lain, seperti:

  • Konsumsi makanan berminyak, berlemak, dan tinggi gula.
  • Efek samping konsumsi obat-obatan tertentu, seperti antidepresan dan obat diabetes.
  • Keturunan.
  • Malas bergerak dan jarang olahraga.
  • Kebiasaan begadang, sehingga hormon pengatur rasa lapar tidak seimbang, dan nafsu makan menjadi tidak terkontrol.
  • Konsumsi alkohol yang memengaruhi hormon rasa lapar.
  • Stres yang menyebabkan emotional eating, sehingga mendorong seseorang untuk makan terus menerus.

Baca: Apa Arti Mindful Eating? dan Manfaatnya Jika Diterapkan

Beberapa faktor di atas bisa menyebabkan seseorang mengalami penumpukan lemak di tubuh. Maka dari itu, Anda harus menghindari berbagai macam faktor pemicu obesitas tersebut. Sebelum mengetahui cara mengatasinya, kami akan mengulas mengenai gejala obesitas.

Gejala Kegemukan yang Berlebihan (Obesitas)

Gejala obesitas bisa dirasakan apabila celana atau baju yang Anda kenakan mulai kekecilan karena meningkatnya berat badan. Umumnya, seseorang yang mengalami kondisi ini tidak benar-benar menyadari perubahan fisiknya sebelum orang lain memberi tahu.

Kegemukan yang berlebihan atau obesitas bisa didiagnosis melalui indeks massa tubuh (BMI). Untuk menghitung BMI, gunakan rumus berikut:

BMI = Berat Badan (kg)/(Tinggi (m) x Tinggi (m))

Seseorang dikatakan kegemukan yang berlebihan apabila BMI lebih besar dari 25. Apabila angka BMI sudah mencapai 30 atau lebih, itu berarti kalau seseorang sudah masuk ke kategori obesitas yang harus diwaspadai.

Secara umum, obesitas terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Obesitas tipe android (sentral), yaitu obesitas yang banyak dialami oleh pria dengan tanda tubuh berbentuk gendut seperti gentong dan perut membuncit ke depan.
  • Obesitas tipe genoid, yaitu obesitas yang banyak dialami oleh wanita dengan tanda tubuh dari panggul hingga pantat membesar dan tampak seperti buah pir apabila dilihat dari jauh.

Bahaya Kegemukan

Kegemukan yang berlebihan tidak hanya membuat tubuh menjadi tidak nyaman saat beraktivitas, melainkan juga bisa memicu penyakit berbahaya lainnya. Maka dari itu, perlunya pencegahan sedari awal agar tidak terjadi obesitas.

Obesitas bisa memicu penyakit berbahaya lainnya, seperti:

  • Penyakit jantung dan stroke.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Diabetes tipe 2.
  • Gangguan pernapasan.
  • Gagal ginjal.
  • Penyakit asam lambung (GERD).
  • Radang sendi.
  • Gangguan tidur.
  • Penyakit kanker.
  • Varises.
  • Menurunnya kualitas hidup.
  • Depresi.

Setelah mengetahui apa itu obesitas, penyebab, gejalanya, dan dampaknya, hal penting yang tidak bisa dilewatkan adalah cara mencegah serta mengatasinya.

Cara Mencegah dan Mengatasi Kegemukan yang Berlebihan (Obesitas)

Cara mencegah kegemukan yang berlebihan sebenarnya cukup mudah, yaitu dengan menerapkan pola makan sehat dan olahraga secara rutin. Mencegah obesitas bisa Anda lakukan dengan cara:

  • Olahraga defisit kalorin secara rutin.
  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
  • Melakukan diet untuk menjaga agar berat badan tetap ideal.
  • Batasi konsumsi makanan tinggi gula, berminyak, dan berlemak.
  • Istirahat yang cukup.
  • Tidak melewatkan sarapan.
olahraga_defisit_kalori

Apabila obesitas sudah telanjur terjadi, Anda bisa menerapkan diet sehat, seperti membatasi asupan kalori harian tubuh dan olahraga secara rutin. Hal ini tentunya bertujuan agar asupan kalori yang masuk ke tubuh seimbang dengan kalori yang dikeluarkan, sehingga penumpukan lemak bisa dicegah.

Selain itu, kegemukan yang berlebihan bisa diatasi dengan tindakan medis, seperti:

  • Meresepkan obat-obatan tertentu, seperti orlistat dan liraglutide.
  • Balon Intragastrik, yaitu berupa tindakan medis dengan cara meletakkan balon kecil berisi air di dalam perut, bertujuan untuk mengurangi ruang kosong, sehingga pasien akan mudah kenyang dan makan lebih sedikit.
  • Bedah Bariatrik, yaitu prosedur bedah yang dilakukan untuk memotong organ lambung, bertujuan memperbaiki metabolisme tubuh serta menurunkan berat badan.

Pada dasarnya, kegemukan yang berlebihan bisa dicegah dan diatasi dengan menerapkan pola makan sehat dan olahraga secara rutin untuk mencapai berat badan ideal.

Apabila Anda kesulitan untuk menurunkan berat badan, segera konsultasikan rencana diet Anda ke dokter untuk mendapatkan saran diet yang sesuai dengan kebutuhan serta kondisi kesehatan Anda.

Menjaga kesehatan di masa sekarang adalah investasi untuk masa yang akan datang.

pemesanan_nutriflakes

About the Author

Sapfa Rista Monika

I am part of a universe's storyteller who actualizes beauties through writing what I call art. As a person who has great interest in world of literacy, I love to share many things by writing in benefitness.

View All Articles