Berbagai alternatif pengobatan dapat digunakan untuk meredakan sakit perut akibat makan pedas, baik itu dengan bahan alami maupun obat medis. Penggunaan obat-obatan ini dapat membantu mempercepat penyembuhan nyeri perut dan rasa panas yang timbul setelah mengonsumsi makanan pedas.

Makanan pedas yang mengandung senyawa capsaicin dapat menyebabkan iritasi pada lapisan saluran pencernaan, yang kemudian berujung pada keluhan seperti sakit perut dan rasa panas.

Dalam sebagian besar kasus, keluhan ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1–2 hari. Namun, untuk mengatasi ketidaknyamanan yang mungkin mengganggu aktivitas sehari-hari, penggunaan obat sakit perut dapat menjadi solusi.

Dampak Makanan Pedas Bagi Penderita Asam Lambung

Makanan pedas, yang seringkali menjadi kesukaan banyak orang, bisa menjadi pilihan kuliner yang berisiko bagi penderita asam lambung. Mari kita telusuri dampak-dampaknya melalui naratif yang melibatkan karakter fiktif bernama Hana.

makanan_pedas

Hana, seorang pecinta kuliner, selalu tak bisa menolak godaan makanan pedas. Setiap kali melihat menu dengan tanda cabai, matanya berbinar-binar. Namun, sayangnya, keasyikannya menikmati makanan pedas sering kali diikuti dengan dampak yang kurang menyenangkan, terutama bagi lambungnya yang sensitif.

Seiring waktu, Hana mulai merasakan efek makanan pedas pada asam lambungnya. Setelah menikmati hidangan pedas, seperti sayap ayam pedas favoritnya atau ramen dengan tingkat kepedasan ekstra, perutnya seringkali terasa terbakar. Sensasi ini seperti api yang meloncat-loncat di dalam perutnya, menciptakan ketidaknyamanan yang sulit dijelaskan.

Penderita asam lambung seperti Hana sering kali mengalami refluk asam yang lebih intens setelah mengonsumsi makanan pedas. Cabai, yang mengandung senyawa capsaicin, dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan. Hal ini menciptakan lingkungan yang lebih asam di dalam lambung, sehingga meningkatkan risiko terjadinya refluk.

Hana tidak hanya merasakan sensasi panas di lambungnya, tetapi juga sering kali mengalami gejala seperti mulas, kembung, dan rasa tidak nyaman di bagian atas perut. Bahkan, sesak napas terkadang menghantuinya, membuatnya merasa sulit untuk bernapas dengan bebas.

Ketika Hana memutuskan untuk menghindari makanan pedas, ia merasakan perubahan positif. Gejala asam lambungnya menjadi lebih terkendali, dan sensasi terbakar di lambungnya mereda. Meskipun sulit untuk melepaskan kecintaannya pada makanan pedas, ia menyadari bahwa mengutamakan kesehatan lambungnya menjadi lebih penting.

Cara Obati Asam Lambung Karena Makanan Pedas

Berikut adalah beberapa pilihan obat sakit perut untuk meredakan gejala yang timbul setelah mengonsumsi makanan pedas:

·         Susu

susu

Susu, terutama susu murni dan susu skim, mengandung protein kasien yang dapat mengikat dan melarutkan capsaicin, zat penyebab sensasi panas dan terbakar di perut setelah makan pedas.

·         Roti Panggang

Roti panggang menjadi bagian dari pola makan BRAT (banana, rice, applesauce, toast) yang dapat membantu meredakan sakit perut, terutama jika disertai diare.

·         Pisang

Pisang mengandung serat yang dapat meredakan iritasi pada asam lambung dan membantu mengikat sisa makanan di saluran pencernaan.

·         Lidah Buaya

Jus lidah buaya dapat menenangkan perut yang panas akibat makanan pedas, sambil juga memiliki efek mengatasi sembelit.

·         Teh Chamomile

Teh chamomile hangat mengandung senyawa polifenol yang memiliki efek antiradang, membantu mengurangi nyeri dan sensasi panas di perut.

·         Antasida

Antasida dapat menetralkan asam lambung dan mengurangi nyeri serta rasa panas yang timbul akibat makan pedas.

·         Obat Pereda Nyeri

Obat pereda nyeri seperti paracetamol dapat membantu meredakan keluhan akibat makan pedas dengan menghambat produksi senyawa prostaglandin.

Menggunakan obat-obatan tersebut dapat menjadi langkah pertama untuk meringankan gejala sakit perut setelah makan pedas.

Alangkah bijaknya untuk penderita asam lambung menghindari makanan pedas, masih banyak menu makanan yang ramah untuk lambung sebagai jalan untuk perubahan gaya hidup lebih sehat.

Sealin itu, menjaga pola makan, dan mengelola stres juga dapat membantu mencegah timbulnya keluhan terkait.

Penting untuk diingat bahwa jika keluhan berulang atau parah, konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang lebih tepat. 

About the Author

Rizkiawan Candra

Karena nikmat sehat itu sangat penting, maka saya akan berbagi tips kesehatan dengan mencurahkannya berupa tulisan artikel yang diharapkan menjadi manfaat untuk semua.

View All Articles