Ada berbagai macam jenis gula yang beredar di pasaran. Pada umumnya, jenis gula yang sering digunakan untuk bahan masakan adalah gula pasir, gula merah, dan gula aren.

Dari segi tampilan, gula pasir tampak jauh berbeda dibandingkan gula merah dan gula aren karena gula pasir berbentuk butiran seperti pasir.

Oleh karena itu, membedakan jenis gula pasir dengan jenis gula lainnya cukup mudah. Namun, bagaimana dengan gula merah dan gula Aren? Bagaimana cara membedakannya?

Sekilas, gula merah dengan gula aren terlihat hamper sama, yaitu berwarna kecokelatan. Tapi ternyata keduanya berbeda, lho.

Selain itu, pernahkah Anda berpikir bahwa gula aren juga mengandung berbagai macam vitamin dan mineral yang berguna untuk tubuh?

Apa itu gula aren?

Gula aren merupakan pemanis yang dibuat  dari nira pohon aren atau enau. Gula aren berasal dari cairan manis hasil sadapan tanaman pohon aren atau enau untuk diolah menjadi gula yang padat. Biasanya, gula aren berbentuk seperti silinder atau bulat pipih. Selain itu, terdapat juga gula aren versi bubuk yang sering disebut dengan gula semut atau gula kristal. 

Jika dilihat dari segi warna, gula merah memiliki warna kemerahan sementara gula aren lebih berwarna kecokelatan. 

Dari segi aroma, gula aren beraroma lebih kuat dengan rasa yang lebih manis sementara aroma gula merah tidak terlalu kuat sehingga sangat cocok apabila digunakan sebagai salah satu resep bahan masakan seperti gudeg.

Dari segi tekstur, tekstur gula merah lebih padat dan utuh sementara gula aren bertekstur lebih lunak. Oleh karena itu, gula aren akan menjadi remahan (bubuk) ketika dipotong. 

Proses produksi gula aren dilakukan tanpa bahan kimia. Jika dilihat dari segi kesehatan, gula aren disebut sebagai sumber vitamin dan mineral yang lebih baik dibandingkan pemanis serupa. Oleh karena itu, gula aren dinilai lebih aman dikonsumsi daripada gula pasir pada umumnya. 

Apa kandungan gula aren?

Dalam 100 gram, gula aren mengandung potasium 20% dari kebutuhan harian dan 33% karbohidrat dari kebutuhan harian.

Selain itu,  gula aren juga mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin K, kalsium, kalium, fosfor, seng, besi, mangan, tembaga, dan serat.

Beberapa ahli kesehatan menyebutkan bahwa jumlah kalori yang terkandung di dalam gula aren lebih sedikit dibandingkan kalori yang terdapat pada gula putih. 

Gula aren memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan pemanis lainnya. Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa gula aren baik untuk penderita diabetes. Namun, untuk hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Serat dalam gula aren adalah jenis serat inulin yang merupakan prebiotik. Oleh karena itu, serat inulin yang terkandung di dalam gula aren dapat membantu menunjang keberagaman bakteri baik di usus sehingga sistem pencernaan menjadi lebih sehat.

Gula aren mengandung antioksidan berupa fenolik dan flavonoid yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Gula aren bersifat anti-inflamasi dan antimikroba sehingga konsumsi gula aren dipercaya dapat membantu mencegah terjadinya infeksi. 

Sereal Asam Lambung Ini Mengandung Gula Aren

Berdasarkan seluruh kandungan gula aren yang kaya vitamin dan mineral, gula aren dapat membantu mengatasi berbagai macam masalah kesehatan dan mendukung Anda untuk menjadi lebih sehat.

makanan penurun asam lambung
nutriflakes sereal asam lambung

Oleh karena itu, konsumsi Nutriflakes sangat direkomendasikan karena salah satu kandungan utama Nutriflakes adalah gula aren yang disempurnakan oleh bahan utama lainnya. Dalam satu gelas Nutriflakes, Anda dapat merasakan kandungan dari gula aren yang disajikan dengan rasa lebih lezat.

Yuk, lebih sehat bersama Nutriflakes.

Segera order Nutriflakes dengan cara tekan tombol di bawah ini, ya!

About the Author

Sapfa Rista Monika

I am part of a universe's storyteller who actualizes beauties through writing what I call art. As a person who has great interest in world of literacy, I love to share many things by writing in benefitness.

View All Articles