Tidak sedikit orang memilih jalan diet untuk mendapatkan proporsi tubuh yang ideal. Seseorang yang diet tentunya perlu memperhatikan asupan makanan, terutama protein. Oleh karena itu, pada artikel kali ini kami akan membahas spesifik bagian daging ayam yang cocok untuk diet.

Pada dasarnya, diet itu sendiri adalah pola makan di mana cara dan jenis makanan yang masuk ke tubuh harus diatur. Tujuan diet ini adalah untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan dan menjaga berat badan agar lebih terkontrol. Diet sendiri memang merupakan salah satu cara yang sering dilakukan untuk menurunkan berat badan.

Asupan yang perlu diperhatikan saat diet adalah protein. Untuk diet, protein berperan dalam meningkatkan pembakaran kalori, mengendalikan rasa lapar, dan mengontrol nafsu makan. Dengan konsumsi protein, bisa membuat rasa kenyang lebih lama yang tidak mendorong kita untuk makan terus menerus.

Salah satu sumber protein yang bisa dikonsumsi untuk diet adalah daging ayam. Selain populer dan sering digunakan sehari-hari, daging ayam juga merupakan sumber protein yang tinggi. Tapi tidak semua bagian ayam baik untuk diet.

Daging ayam memiliki bagian berbeda-beda seperti bagian dada, paha atas, paha bawah, dan sayap ayam. Tapi siapa sangka kalau masing-masing bagian ayam tersebut juga mengandung protein dan lemak yang berbeda.

Baca juga:

Cara Efektif Menurunkan Berat Badan, Banyak Orang Tidak Tahu

Bagian Ayam yang Cocok untuk Diet

Untuk menjawab pertanyaan seputar daging ayam bagian mana yang baik untuk diet, berikut perbedaan kandungan protein dan kalori untuk setiap bagian daging ayam:

1.  Bagian Daging Dada Ayam

dada_ayam

Daging dada ayam sering dikonsumsi oleh seseorang yang menjalankan diet. Daging dada ayam ini paling rendah lemak, tapi tinggi protein. Di dalam 100 gram daging dada ayam matang tanpa kulit mengandung protein sebesar 31 gram dan kalori sebesar 165 kkal. Selain itu, 80 persen kalori daging dada ayam berasal dari protein dan 20 persen sisanya berasal dari lemak. Itu sebabnya dada ayam sangat cocok untuk diet.

2. Daging Paha Atas Ayam

paha_atas_ayam

Di dalam 100 gram daging paha atas tanpa kulit dan tulang, mengandung protein sebanyak 26 gram. Sementara itu, kalori daging paha atas setiap 100 gram-nya sebesar 209 kkal. 53 persen kalori berasal dari protein, dan 47 persen sisanya berasal dari lemak. Sehingga, bisa dikatakan kalau daging paha atas ayam mengandung lebih banyak lemak dibandingkan daging dada ayam.

3. Daging Paha Bawah Ayam

paha_bawah_ayam

Daging paha bawah ayam yang sering disebut sebagai drumstick ini memang banyak sekali digemari, terutama oleh anak-anak. Daging paha bawah ayam mengandung 28,3 gram protein di setiap 100 gram-nya. Kalori daging paha bawah ayam ini sendiri sebesar 172 kalori. Berdasarkan kalorinya, 70 persen kalori daging paha bawah berasal dari protein dan 30 persen sisanya berasal dari lemak.

Apabila daging paha bawah ayam dikonsumsi secara utuh dengan kulit dan tulangnya, mengandung 112 kalori. 53 persen kalorinya berasal dari protein, dan 47 persen sisanya berasal dari lemak. Dibandingkan daging dada ayam, daging paha bawah ayam lebih banyak lemak, bukan?

4. Daging Sayap Ayam

sayap_ayam

Selain bagian paha bawah ayam, bagian sayap juga menjadi bagian paling digemari untuk diolah. Di dalam 100 gram daging sayap ayam tanpa kulit ini mengandung 30,5 gram protein, dan 203 kalori. 64 persen kalori berasal dari protein dan 36 persen sisanya berasal dari lemak.

Tapi kebanyakan orang menikmati daging sayap ayam ini bersama kulitnya. Apabila dikonsumsi secara utuh, satu sayap ayam berukuran sedang mengandung kalori sebesar 99 kalori, 39 persennya berasal dari protein dan 61 persen sisanya berasal dari lemak.

Itu beberapa ulasan mengenai kalori, protein, dan lemak setiap bagian daging ayam.

Semua bagian daging ayam adalah sumber protein, tapi terdapat kandungan lemak pada bagian-bagian daging ayam tertentu.

Setelah melihat perbandingan kalori, protein, dan lemak pada setiap bagian daging ayam di atas, bisa kita simpulkan bersama kalau bagian ayam untuk diet yang cocok adalah bagian daging dada ayam. Daging dada ayam memiliki kalori dan lemak lebih rendah, tapi kaya protein.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal dalam proses diet, selain memperhatikan bagian daging ayam sebagai menu diet, sebaiknya juga harus memperhatikan cara pengolahannya.

Apabila diolah dengan cara tidak tepat seperti menambahkan minyak, saus, dan bumbu lainnya, bagian daging dada ayam bisa saja menjadi tinggi lemak serta kalori. Untuk meminimalisir hal tersebut, Anda bisa mengolah daging dada ayam dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang agar kalori dan lemak daging dada ayam tetap rendah.

About the Author

Sapfa Rista Monika

I am part of a universe's storyteller who actualizes beauties through writing what I call art. As a person who has great interest in world of literacy, I love to share many things by writing in benefitness.

View All Articles