Nutriflakes® Official Website

+62 821-3573-2036
3 Aspek Perbedaan LPR & GERD
 
3 Aspek Perbedaan LPR & GERD

3 Aspek Perbedaan LPR & GERD

Apakah Anda pernah mendengar LPR? Bagaimana dengan GERD? Lantas, apa perbedaan LPR dan GERD?

LPR (laryngopharyngeal reflux) dan GERD merupakan dua kondisi yang hampir sama, yaitu keduanya disebabkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan (refluks asam).

LPR adalah kondisi di mana asam lambung naik hingga bagian belakang tenggorokan, menyebabkan batuk dan rasa sakit pada tenggorokan. Sementara itu, GERD adalah kondisi di mana sebagian isi lambung naik ke kerongkongan, sehingga menyebabkan sensasi terbakar pada kondisi tersebut.

Nyaris serupa, tapi tidak sama, perlu diketahui pula perbedaan LPR dan GERD.

Perbedaan LPR dan GERD

Berikut beberapa perbedaan LPR dan GERD berdasarkan aspek tertentu, seperti:

Aspek Gejala

1. Gejala LPR

LPR tidak menyebabkan gejala berupa heartburn atau sensasi terbakar pada dada seperti gejala dari GERD. LPR juga sering disebut sebagai silent reflux atau refluks secara diam.

Pada umumnya, LPR tidak menyebabkan heartburn karena asam lambung tidak menetap pada kerongkongan.

Gejala LPR dapat berupa:

  • Sakit tenggorokan.
  • Rasa pahit pada tenggorokan.
  • Suara serak dan sulit menelan.
  • Sering berdehem atau timbul rasa ingin terus membersihkan tenggorokan.
  • Merasa seperti ada aliran lendir yang menetes dari hidung ke tenggorokan.
  • Asma.
  • Kotak suara memerah, bengkak, dan terasa sakit.

Sementara itu, gejala GERD dapat berupa:

  • Nyeri dada saat berbaring.
  • Dada terasa seperti terbakar yang berlangsung selama beberapa jam.
  • Tenggorokan seperti terbakar.
  • Mual hingga muntah.
  • Kesulitan menelan.
  • Suara serak setelah tidur.
  • Nyeri dada.
  • Batuk kering.
  • Bau mulut.
  • Mulut terasa pahit atau asam.
  • Perut kembung atau begah.

Pada masalah LPR, seseorang hanya mengalami 1 hingga 2 dari gejalanya. Sehingga, seseorang yang mengalami gejala LPR sering kali menganggap bahwa dirinya hanya mengalami masalah pernapasan atau refluks asam. Hal ini pula yang menyebabkan LPR sulit didiagnosa.

Aspek Penyebab

1. Penyebab LPR

LPR kambuh disebabkan karena asam lambung yang bergerak hingga ke belakang tenggorokan, sehingga menyebabkan batuk dan sakit tenggorokan.

2. Penyebab GERD

Sementara itu, GERD merupakan kondisi di mana asam lambung dan beberapa isinya naik ke kerongkongan, sehingga menimbulkan sensasi terbakar pada dada.

Aspek Faktor Risiko

Baik LPR ataupun GERD memiliki faktor risiko yang hampir sama, yaitu berupa:

  • Kegemukan atau obesitas.
  • Kondisi hamil.
  • Kebiasaan merokok.
  • Kebiasaan konsumsi alkohol.
  • Kebiasaan makan dalam porsi besar.

Baca:

Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik, 6 Langkah Ini Wajib Anda Coba

Selain itu, kambuhnya asam lambung juga dapat disebabkan oleh konsumsi jenis obat-obatan tertentu.

Cara Diagnosis

Kondisi LPR ataupun GERD biasanya didiagnosis oleh dokter umum dengan melempar pertanyaan kepada pasien mengenai gejala yang dialami oleh pasien, kapan gejala sering terjadi, dan jenis pengobatan apa yang pernah dilakukan.

Selain itu, dokter akan bertanya lebih lanjut terkait jenis obat yang telah dikonsumsi oleh pasien. Sehingga, tidak diperlukannya tes khusus untuk mendiagnosis LPR atau GERD.

Pasien GERD akan dirujuk ke ahli gastroenterology, sementara LPR akan dirujuk ke otolaryngologist atau dokter THT.

manfaat Sereal Asam Lambung Nutriflakes
Terapi asam lambung dengan Nutriflakes Sereal

Cara Pengobatannya

LPR dan GERD cenderung memiliki kondisi yang cukup mirip. Keduanya juga disebabkan oleh asam yang naik ke kerongkongan, sehingga dapat diobati dengan cara relatif sama.

Perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat merupakan cara pengobatan yang sangat dianjurkan, seperti hindari makanan pedas, asam, berlemak, dan berminyak.

Selain itu, dokter akan menyarankan pasien untuk menurunkan berat badan dan menghindari minuman yang dapat menjadi pemicu masalah LPR atau GERD, seperti kafein dan alkohol.

Sudah jelas bukan perbedaan LPR dan GERD? Meskipun sama-sama disebabkan oleh refluks asam, kedua jenis gangguan ini juga memiliki perbedaan.

Apabila Anda mengalami gejala yang serius terkait LPR dan GERD, segera konsultasikan ke dokter agar dapat ditangani dengan tepat.