Daun ketumpang Jawa atau yang sering disebut sebagai daun sirih cina berbentuk seperti daun sirih berukuran kecil. Tumbuhan ini sering muncul saat musim hujan. Daun ketumpang Jawa banyak tumbuh di sekitar rumah, terutama di lahan yang lembap. Selain di sekitar rumah, tumbuhan ini mudah dijumpai di tanggul sawah dan tepi parit.

Di Indonesia, tanaman ini memiliki banyak nama lokal seperti seladaan, sladanan, rangu-rangu, suruhan, tumpangan air, gofu goroho, dan masih banyak lagi. Tumbuhan ini bisa diperbanyak melalui biji. Meskipun dianggap gulma, ternyata daun ketumpang Jawa ini memiliki banyak manfaat, lho.

Seluruh bagian tanaman ini bisa dijadikan obat. Memiliki kandungan seperti alkaloid, tanin, kalsium oksalat, lemak, dan minyak atsiri. Selain itu, daun ketumpang Jawa ini memiliki efek farmakologis sebagai analgesik (pengurang rasa sakit), anti radang (anti-inflamasi), dan antibiotik.

Manfaat Daun Ketumpang Jawa

Banyak sekali manfaat daun ketumpang jawa diantaranya sebagai berikut:

  •  Membantu mengobati bisul
  • Membantu mengobati jerawat
  • Membantu mengobati peradangan pada kulit
  • Membantu mengobati abses
  • Membantu mengobati luka bakar pada kulit
  • Membantu mengobati memar
  • Membantu meredakan bengkak
  • Membantu mengatasi rasa pegal-pegal
  • Membantu mengatasi sakit pada persendian karena rematik
  • Membantu mengatasi penyakit ginjal
  • Membantu meredakan sakit kepala dan demam
  • Membantu mengatasi sakit perut
  • Membantu mengurangi asam urat
  • Membantu meredakan nyeri spasmodik parah pada perut yang disebabkan oleh kolik

Meski dianggap gulma tumbuhan ini kaya akan manfaat. Khasiatnya sudah terbukti, saat ini daun ketumpang Jawa sudah banyak diperjualbelikan. Daun ketumpang Jawa ini bisa langsung dimakan dengan diolah menjadi sayur atau lalapan. Selain itu, juga bisa diolah menjadi jus. Tapi perlu diingat bahwa tanaman ini tidak cocok untuk ibu hamil dan menyusui, ya.

Cara Mengolah Daun Ketumpang Jawa untuk Pengobatan

Pengolahan daun ketumpang Jawa berbeda-beda, tergantung tujuan pengobatannya. Tapi Anda bisa mengolah daun ketumpang Jawa dengan cara dijadikan jamu untuk pengobatan atau bahan masakan.

Daun ketumpang Jawa bisa diolah sebagai jamu, yaitu dengan cara mengambil daun ketumpang Jawa secukupnya untuk dicuci hingga bersih. Setelah dicuci bersih, rebus daun ketumpang Jawa dengan 2,5 gelas air, kemudian tunggu air hingga menyusut kira-kira menjadi 2 gelas. Setelah itu, saring daun ketumpang Jawa yang telah direbus, kemudian minum airnya dua kali sehari, yaitu setiap pagi dan sore.

Selain dijadikan sebagai jamu, daun ketumpang Jawa juga bisa diolah menjadi masakan yang ditumis.

Tumis Daun Ketumpang Jawa

Bahan-bahan:

  • Daun ketumpang Jawa secukupnya
  • Udang segar secukupnya
  • Bawang merah secukupnya
  • Bawang putih secukupnya
  • Tomat secukupnya
  • Cabai rawit, cabai merah, dan cabai hijau secukupnya
  • Lengkuas secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya
  • Gula dan garam secukupnya

Cara Pengolahannya:

1. Cuci semua bahan hingga bersih
2. Iris tipis bawang merah, bawang putih, semua jenis cabai, dan tomat
3. Geprek lengkuas
4. Panaskan minyak goreng secukupnya
5. Masukkan semua bumbu yang sudah diiris tipis dan digeprek untuk ditumis hingga harum
6. Masukkan udang dan aduk hingga merata
7. Setelah udang matang, masukkan gula dan garam secukupnya
8. Masukkan daun ketumpang Jawa, kemudian aduk hingga merata
8. Angkat tumis daun ketumpang Jawa dan udang
9. Masakan siap disajikan

Sekian rekomendasi cara mengolah daun ketumpang Jawa yang memiliki banyak khasiat. Apabila Anda menemukan tanaman ini di rumah, jangan langsung dibuang, ya. Anda bisa mengolahnya untuk dikonsumsi.

Selalu pantau reakis tubuh Anda setelah mengonsumsi tumbuhan ini, apabila ada keluhan segera hubungi ahli kesehatan untuk mendapatkan bantuan.

Simak artikel kesehatan yang kami sajikan, pantau terus agar tidak ketinggalan.

About the Author

Sapfa Rista Monika

I am part of a universe's storyteller who actualizes beauties through writing what I call art. As a person who has great interest in world of literacy, I love to share many things by writing in benefitness.

View All Articles