BAB (Buang Air Besar) dengan asam lambung sama-sama terjadi di sistem pencernaan. Walaupun keduanya sama-sama terjadi di sistem pencernaan, apakah keduanya saling berkaitan?

Penyakit asam lambung adalah kondisi di mana naiknya asam lambung ke kerongkongan, terjadi akibat melemahnya otot sfingter esofagus. Makanan, minuman, kebiasaan, dan stres menjadi penyebab utama dari timbulnya penyakit asam lambung ini.

Gangguan asam lambung ini terjadi pada sistem pencernaan bagian atas, dari organ lambung hingga mulut. Sementara BAB terjadi pada sistem pencernaan bagian bawah. Lantas, apakah asam lambung berpengaruh terhadap BAB?

Pengaruh Asam Lambung dengan Susah BAB

BAB merupakan proses di mana seseorang membuang kotoran yang berasal dari sistem pencernaan.

Kebiasaan BAB setiap orang berbeda-beda. Tapi normalnya, seseorang BAB sebanyak satu kali dalam sehari. Itu menjadi pertanda kalau tidak ada gangguan apa pun pada sistem pencernaan. Apabila pencernaan mengalami gangguan, akan mengalami tanda-tanda meliputi:

  • Feses bertekstur kering dan keras.
  • BAB kurang dari 3 kali dalam seminggu.
  • Timbul rasa sakit saat BAB.
  • Perut terasa penuh, kembung, padat, keras, dan kencang.
  • Merasa sulit menuntaskan BAB.
  • BAB berdarah.

Baca juga:

Pengaruh Asam Lambung Terhadap BAB? Apakah Ada?

BAB terjadi di sistem pencernaan bagian bawah, sementara asam lambung terjadi pada pencernaan bagian atas. Selain itu, asam lambung juga menyebabkan gejala tidak nyaman di perut. Sebagian dokter juga mengatakan kalau BAB bisa saja dipengaruhi oleh asam lambung.

Tapi hubungan antara keduanya belum diketahui secara jelas dan detail walaupun di beberapa kasus seseorang yang mengalami asam lambung juga mengalami masalah BAB.

pemesanan_nutri
Sereal Superfood Nutriflakes Solusi Pencernaan Anda

Cara Megatasi Susah Bab

1. Banyak Minum Air Putih

Mencukupi kebutuhan air putih bisa mencegah terjadinya dehidrasi dan bermanfaat untuk melunakkan tekstur feses. Minimal 3 liter air putih dalam sehari untuk orang dewasa.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Konsumsi makanan tinggi serat bisa mengatasi masalah susah BAB karena serat akan membuat feses menyerap lebih banyak cairan, sehingga feses menjadi lebih lunak.

Makanan tinggi serat yang bisa Anda konsumsi, yaitu buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

3. Konsumsi Prebiotik

Konsumsi makanan atau minuman mengandung bakteri baik untuk usus (prebiotik), seperti yoghurt, kefir, tahu, dan tempe bisa melancarkan pencernaan serta mencegah terjadinya masalah susah BAB.

4. Hindari Makanan Penyebab Sembelit

Bagi Anda yang susah BAB, sebaiknya hindari konsumsi cokelat, susu, gorengan berlemak tinggi serta makanan yang mengandung gluten.

5. Jangan Tunda BAB

Sembelit bisa terjadi karena Anda menunda BAB. Maka dari, sebaiknya langsung buang air besar dan segera ke toilet apabila Anda merasakan keinginan untuk BAB.

Itu beberapa cara mengatasi BAB yang bisa saja terjadi karena asam lambung.

Artikel lainnya:

Ketahui Penyebab BAB Berdarah Karena Asam Lambung

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa disimpulkan kalau hubungan asam lambung dan BAB tidak terjadi secara langsung. Tapi adakalanya penyebab dari asam lambung naik juga merupakan penyebab dari susah BAB dan cara mengatasi keduanya juga tidak jauh berbeda.

Selain itu, menurut seorang dokter sendiri, frekuensi BAB bisa saja dipengaruhi oleh gangguan asam lambung yang dialami seseorang. Maka dari itu, kunci dari kedua permasalahan ini  sebenarnya sangat simple, yaitu penerapan pola makan sehat.


About the Author

Sapfa Rista Monika

I am part of a universe's storyteller who actualizes beauties through writing what I call art. As a person who has great interest in world of literacy, I love to share many things by writing in benefitness.

View All Articles