Nyeri ulu hati adalah kondisi berupa rasa sakit pada bagian tengah atas perut, disertai dengan sensasi panas, mual, dan perut kembung. Nyeri ulu hati ini bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor, seperti sindrom dispepsia, tukak lambung, GERD, dan penyakit lainnya.

Tapi sakit ulu hati ini sering dikaitkan dengan GERD karena merupakan salah satu gejala dari penyakit tersebut. Apa saja makanan penyebab sakit ulu hati?

Makanan Penyebab Sakit Ulu Hati

1. Makanan Berkolesterol Tinggi
Gorengan dan makanan cepat saji sangat digemari oleh banyak kalangan karena rasanya nikmat. Selain nikmat, kedua jenis makanan ini sangat praktis dan bisa dimakan di sela waktu sibuk Anda. Namun, bagi penderita GERD harus hati-hati, ya! Hal ini karena gorengan dan makanan cepat saji termasuk makanan yang tinggi kandungan kolesterol.

Tahukah Anda makanan tinggi kolesterol ini mengandung lemak jenuh yang bisa menyebabkan pengosongan lambung sehingga memicu naiknya asam lambung. Apabila asam lambung naik, bisa menyebabkan sakit ulu hati. Itu sebabnya, makanan dengan kandungan kolesterol yang tinggi termasuk makanan penyebab sakit ulu hati.

2. Makanan yang Terlalu Asam
Makanan yang cenderung memiliki rasa asam seperti jeruk atau lemon sangat digemari. Jeruk juga bisa diolah menjadi jus, kemudian diberi tambahan gula, dan es batu sehingga sangat cocok diminum saat udara panas. Selain memiliki rasa yang nikmat saat dijadikan minuman atau olahan lainnya, jeruk juga mengandung vitamin C. Tapi bagi penderita GERD, konsumsi buah jeruk tidak disarankan, ya!

Makanan terlalu asam seperti jeruk atau lemon bisa memicu peningkatan asam lambung. Ternyata, keasaman buah ini juga bisa melemahkan otot esofagus. Melemahnya otot esofagus ini pada akhirnya akan memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Apabila asam lambung kambuh, maka gejala yang sering terjadi adalah nyeri ulu hati. Maka dari itu, makanan yang terlalu asam sering kali menjadi pantangan karena merupakan makanan penyebab sakit ulu hati. Tapi Anda tetap boleh makan makanan asam, asalkan masih di batas wajar dengan tingkat keasamanan yang sangat rendah.

3. Makanan yang Terlalu Pedas
Cabai adalah komponen penting yang biasanya selalu ada dalam berbagai macam olahan masakan, seperti seblak dan jenis sambal-sambalan lainnya. Tidak jarang orang-orang menganggap bahwa makanan pedas memiliki cita rasa yang nikmat dan menggugah selera. Padahal, makanan yang terlalu pedas tidak boleh dimakan oleh penderita GERD.

contoh makanan pedas
makanan pedas (sumber: canva)

Rasa pedas pada makanan biasanya berasal dari cabai atau lada. Cabai ataupun lada mengandung zat bernama capsaicin dan merupakan zat penghasil panas. Kandungan capsaicin ini bisa mengiritasi lambung sehingga memperburuk gejala asam lambung. Selain itu, zat ini juga bisa memperlambat kerja sistem pencernaan. Makan makanan pedas juga bisa membuat GERD menjadi kambuh dan akhirnya membuat sakit ulu hati. Oleh sebab itu, jangan makanan makanan yang terlalu pedas, ya! Selain menyebabkan masalah pencernaan, makanan terlalu pedas juga merupakan makanan penyebab sakit ulu hati.

4. Makanan Mengandung Karbohidrat Tinggi
Mi instan sangat digemari oleh seluruh kalangan, dari anak-anak hingga lansia. Tapi tahukah Anda kalau mi instan adalah makanan yang tinggi karbohidrat? Dalam 85 gram mi instan, terdapat karbohidrat sebesar 66 gram.

Terkadang tubuh tidak bisa menyerap karbohidrat dari makanan yang dikonsumsi sehingga makanan tersebut pada akhirnya akan mengendap di usus dan berfermentasi. Hal ini bisa memperburuk masalah pencernaan. Makanan yang tinggi karbohidrat juga bisa menyebabkan naiknya asam lambung ke kerongkongan (refluks).

Apabila Anda makan makanan dengan kerbohidrat tinggi, bisa menyebabkan penyakit asam lambung Anda kambuh yang berdampak pada sakit di ulu hati. Oleh sebab itu, makan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi harus dihindari karena merupakan makanan penyebab sakit ulu hati.

5. Makanan yang Banyak Mengandung Cokelat
Semua orang mengenal cokelat. Rasanya yang nikmat, membuat cokelat sangat digemari oleh banyak orang. Cokelat juga sering kali diolah menjadi berbagai macam jenis makanan seperti cake, puding, dan es krim. Tapi ternyata, makanan yang banyak mengandung cokelat ini tidak baik bagi penderita GERD, lho!

kue yang banyak mengandung cokelat dan gula
makanan tinggi cokelat dan gula (sumber: canva)

Hal ini dikarenakan cokelat bisa melemaskan otot di katup kerongkongan yang memicu terjadinya refluks asam lambung. Selain itu, konsumsi makanan mengandung cokelat juga berpotensi meningkatkan produksi asam lambung. Akibatnya, Anda akan merasakan sensasi panas dan perih pada perut, hingga sakit ulu hati. Oleh karena itu, konsumsi makanan mengandung cokelat tidak disarankan, ya! Makanan mengandung cokelat merupakan makanan penyebab sakit ulu hati.

Sakit ulu hati bisa diatasi dengan cara tidak berbaring setelah makan, hindari konsumsi alkohol, jaga pola makan, kelola stres, dan hindari hal-hal lain yang bisa memicu GERD kambuh. Karena apabila GERD kambuh, bisa menyebabkan sakit ulu hati.

Makanan adalah sesuatu yang paling dekat dengan kita sehari-hari. Makanan sangat dibutuhkan untuk menunjang keberlangsungan hidup. Tapi meskipun rasa dan jenis makanan sangat beragam, jangan asal-asal konsumsi makanan kalau tidak ingin sakit ulu hati, ya!

Artikel lainnya:

About the Author

Sapfa Rista Monika

I am part of a universe's storyteller who actualizes beauties through writing what I call art. As a person who has great interest in world of literacy, I love to share many things by writing in benefitness.

View All Articles