Vertigo, pengalaman pusing yang berbeda dari rasa pusing biasa, merupakan suatu kondisi yang sering dihadapi oleh orang dewasa.

Saat mengalami vertigo, seseorang dapat merasakan seolah-olah dunia di sekitarnya berputar atau bergerak, meskipun sebenarnya tidak.

Artikel ini akan merinci vertigo secara mendalam, membahas penyebabnya, cara penanganan yang tepat, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat membantu mengurangi risiko vertigo berulang.

Apa Itu Vertigo?

Vertigo adalah suatu kondisi medis yang dicirikan oleh sensasi pusing yang intens, di mana penderitanya merasa seolah-olah lingkungan sekitarnya berputar atau bergerak meskipun dalam keadaan diam. Sensasi ini dapat disertai dengan rasa mual, muntah, atau ketidakstabilan. Vertigo bukanlah bentuk pusing biasa, melainkan pengalaman yang dapat memengaruhi keseimbangan dan kualitas hidup seseorang.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh masalah dalam sistem vestibular, yang mencakup bagian telinga dalam dan otak yang mengatur keseimbangan dan orientasi spasial. Vertigo dapat dibagi menjadi dua jenis utama: vertigo perifer dan vertigo sentral. Vertigo perifer umumnya disebabkan oleh gangguan di telinga bagian dalam, sementara vertigo sentral berkaitan dengan masalah di otak.

Gejala vertigo melibatkan sensasi putaran atau pergerakan yang tidak sejalan dengan gerakan yang sebenarnya. Penderitanya mungkin mengalami kesulitan berdiri, berjalan, atau menjalankan aktivitas sehari-hari karena rasa pusing yang hebat. Episode vertigo bisa bersifat sementara atau berulang, tergantung pada penyebabnya.

Penyebab umum vertigo perifer melibatkan kondisi seperti vertigo posisi paroksismal jinak (VPPJ), penyakit Meniere, dan vestibulopathy perifer akut. Sementara itu, vertigo sentral dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti stroke, tumor otak kecil, migrain, atau multiple sclerosis.

Penanganan Pertama Saat Mengalami Vertigo

Pengalaman vertigo dapat menghambat aktivitas harian. Jika sering mengalaminya, ada beberapa langkah penanganan pertama yang dapat dicoba:

·         Saat vertigo tiba-tiba muncul, duduk atau berbaringlah segera.

·         Bangun perlahan jika merasa pusing saat berdiri untuk menghindari kehilangan keseimbangan.

·         Hindari perubahan posisi secara mendadak; jika harus berjalan, gunakan tongkat atau cari pegangan.

·         Mintalah bantuan untuk mendapatkan minuman jika merasa haus.

·         Redupkan cahaya dan berbaringlah di ruangan gelap untuk mencegah episode vertigo.

·         Pastikan Anda cukup tidur dan hindari stres.

Penyebab Vertigo

Vertigo dapat dibagi menjadi dua kategori utama: vertigo perifer dan sentral. Vertigo perifer disebabkan oleh masalah di telinga bagian dalam atau saraf vestibular, yang menghubungkan telinga bagian dalam dengan otak.

Sedangkan vertigo sentral terjadi akibat masalah di otak, terutama di otak kecil yang mengendalikan koordinasi gerakan dan keseimbangan.

Vertigo Perifer: Penyebab dan Jenisnya

Sebanyak 93 persen kasus vertigo adalah vertigo perifer. Beberapa penyebab vertigo perifer meliputi:

·         Vertigo posisi paroksismal jinak (VPPJ): Terjadi akibat perubahan posisi kepala, sering disebabkan oleh kristal kalsium yang mengambang di saluran telinga.

·         Penyakit Meniere: Gangguan pada telinga bagian dalam yang memengaruhi keseimbangan dan pendengaran.

·         Vestibulopathy perifer akut: Peradangan pada telinga bagian dalam yang menyebabkan vertigo tiba-tiba.

·         Fistula perilimfatik: Komunikasi abnormal antara telinga tengah dan telinga bagian dalam.

·         Erosi kolesteatoma: Erosi oleh kista di telinga bagian dalam.

·         Otosklerosis: Pertumbuhan tulang abnormal di telinga tengah.

Vertigo Sentral: Penyebabnya

Vertigo sentral bisa disebabkan oleh faktor-faktor seperti stroke, tumor di otak kecil, migrain, atau multiple sclerosis.

Tips Mencegah Vertigo Berulang

Jika sering mengalami vertigo berulang, pertimbangkan beberapa tips ini:

·         Pindahkan benda yang dapat membuat Anda tersandung atau jatuh.

·         Hindari mengemudi atau menggunakan alat berat saat vertigo tiba-tiba muncul.

·         Batasi konsumsi kafein, alkohol, garam, dan tembakau.

·         Jika vertigo disertai mual, pertimbangkan antihistamin yang dijual bebas.

·         Istirahatlah di tempat yang sejuk jika vertigo disebabkan oleh kepanasan atau dehidrasi.

Baca juga: Kaitan Antara Vertigo dengan Asam Lambung Kambuh

Mengelola Vertigo dengan Efektif

Vertigo bukanlah kondisi yang bisa diabaikan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang penyebab, penanganan, dan langkah-langkah pencegahan, kita dapat menghadapi vertigo dengan lebih baik.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika mengalami vertigo secara berulang atau jika ada kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan Anda. Semoga panduan ini membantu Anda mengatasi pengalaman vertigo dengan lebih efektif dan menjalani kehidupan yang lebih nyaman.

About the Author

Rizkiawan Candra

Highly interested in content writing and passionate in digital contents. Currently learning about Search Engine Optimization.

View All Articles