Mual adalah rasa ingin muntah atau rasa tidak nyaman pada perut. Mual juga merupakan respons tubuh terhadap kondisi tertentu, bisa jadi karena gangguan pencernaan, hormon, atau makanan.

Itu sebabnya mual bisa menjadi tanda kalau tubuh sedang mengalami gangguan kesehatan. Lalu, mual tapi tidak muntah gejala apa?

Biasanya, mual akan cenderung diakhiri dengan muntah. Tapi seseorang yang mengalami mual, bisa jadi tidak muntah. Kondisi ini juga disebut dengan dry heaving. Dry heaving ini adalah rasa ingin muntah yang sudah di ujung tenggorokan, tapi tidak ada yang dimuntahkan.

Lantas, Apa Penyebab Mual Tapi tidak Muntah?

Mual tapi tidak muntah adalah gejala dari beberapa kondisi tertentu seperti penyakit tertentu, hormon, atau karena makanan tertentu. beberapa penyebab mual diantaranya:

1. Penyakit Asam Lambung

Pernyakit asam lambung atau yang sering disebut GERD adalah kondisi di mana naiknya asam lambung ke kerongkongan (refluks).

Apabila penyakit asam lambung kambuh, asam lambung yang mulanya berada di lambung, akan menuju kerongkongan sehingga membawa rasa asam serta pahit yang menyebabkan mual.

Itu sebabnya mual tapi tidak muntah termasuk gejala penyakit asam lambung.

Baca juga: Tips Ampuh Cara Menjaga Kesehatan Lambung

2. Kemungkinan Hamil

Mual tapi tidak muntah bisa jadi merupakan gejala karena kondisi tertentu seperti kehamilan. Saat hamil, ibu hamil akan mengalami peningkatan hormon hCG, terutama pada awal kehamilan.

Peningkatan hormon ini akan menyebabkan ibu hamil merasakan mual atau yang sering disebut sebagai morning sickness. Semakin tinggi kadar hCG pada ibu hamil, maka rasa mual akan makin parah. Tapi rasa mual tersebut bisa saja tidak diakhiri dengan muntahan.

3. Infeksi Sistem Pencernaan

Mual tapi tidak muntah adalah gejala dari infeksi sistem pencernaan. Infeksi sistem pencernaan bisa disebabkan karena bakteri, jamur, virus, atau kuman yang menempel pada dinding usus serta lambung.

Apabila hal ini terjadi, otak akan mengirimkan sinyal pada sistem pencernaan untuk mengeluarkan zat penyebab infeks tersebut. Oleh karena itu, penyakit infeksi sistem pencernaan bisa menyebabkan mual terus menerus sehingga tubuh menjadi lemas.

4. Dinding Lambung Iritasi

Dinding lambung yang iritasi juga bisa menjadi penyebab gejala mual tapi tidak muntah. Ini dikarenakan sebagian orang memiliki lapisan lambung yang tipis dan sensitif.

Lapisan lambung yang tipis dan sensitif ini akan mengirimkan reaksi ke otak secara berlebihan sehingga menimbulkan rasa mual.

5. Flu Perut

Ternyata, flu tidak hanya menyerang sistem pernapasan, hidung, tenggorokan, dan paru-paru, lho. Dan penyebab rasa mual tapi tidak muntah, juga bisa jadi karena gejala flu Perut.

Flu Perut adalah infeksi usus yang ditandai dengan terjadinya diare, kram perut, mual tapi tidak muntah, hingga demam.

6. Alkohol

Konsumsi alkohol memang tidak baik bagi kesehatan. Secara langsung, alkohol bisa mengiritasi pencernaan. Oleh karena itu, selain karena penyakit, konsumsi alkohol juga bisa menyebabkan rasa mual tapi tidak muntah.

Hal ini dikarenakan konsumsi alkohol juga akan meningkatkan produksi asam lambung yang menyebabkan sakit pada bagian perut atas. Selain itu, rasa yang ditimbulkan juga rasa mual, tapi belum tentu muntah.

7. Alergi Makanan Tertentu

Mual tapi tidak muntah bisa jadi gejala dari alergi makanan. Hal ini dikarenakan saat Anda mengonsumsi makanan yang memicu alergi, akan membuat sistem imun Anda melepaskan histamin dan bahan kimia lainnya.

Akibatnya, bahan kimia yang dilepaskan tersebut akan menghasilkan gejala, salah satunya adalah gejala mual.

Jaga seluruh tubuh Anda dan terapkan pola hidup sehat! Apabila keluhan mual Anda makin parah, segera konsultasikan ke dokter, ya!

About the Author

Sapfa Rista Monika

I am part of a universe's storyteller who actualizes beauties through writing what I call art. As a person who has great interest in world of literacy, I love to share many things by writing in benefitness.

View All Articles