Sate ayam adalah makanan yang sudah dikenal oleh semua kalangan. Jadi, tidak heran kalau sate ayam banyak dijadikan sebagai makanan favorite. Apabila kamu termasuk penggemar sate ayam, sebaiknya perhatikan kalori sate ayam sebelum mengonsumsinya.

Sebelum konsumsi sate ayam, kamu perlu memahami terlebih dahulu berapa banyak kalori yang terkandung di dalam sate ayam agar asupan kalori tubuh bisa kita dapatkan dengan cukup melalui sate ayam.

Kalori sumber Energi

Kalori bisa kita dapatkan dari makanan atau minuman. Kalori ini nanti akan dibakar menjadi energi saat proses metabolisme tubuh. Sehingga, bisa diartikan kalau kalori adalah energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Seorang wanita dewasa membutuhkan sekitar 1.600 kalori hingga 2.400 kalori. Sedangkan untuk pria dewasa antara 2.200 hingga 3.200 kalori perhari.

Maka penting untuk mengetahui jumlah kalori yang masuk, agar tetap menjaga kestabilan berat badan.

Jumlah Kalori Sate Ayam

Sate ayam terbuat dari daging ayam yang dimasak dengan cara dipanggang menggunakan arang. Kemudian, sate ayam ini disajikan bersama bumbu kacang. Selain daging ayam, sate ayam juga dikonsumsi dengan lontong.

Bumbu kacang pada sate ayam sendiri diolah dengan cara digoreng, kemudian digiling bersama bumbu-bumbu dan cabai.

Sementara lontong terbuat dari beras yang dimasukkan ke dalam plastik atau ketupat, diolah dengan cara direbus berjam-jam. Oleh karena itu, bisa disimpulkan kalau sate ayam mengandung lemak, protein, karbohidrat, dan serat.

Satu tusuk sate yang terdiri dari 3 hingga 5 potong daging seruas ibu jari mengandung sekitar:

  • Kalori: 34 kalori
  • Protein: 2,93 gram
  • Karbohidrat: 0,73 gram
  • Serat: 0,3 gram
  • Gula: 0,3 gram
  • Lemak: 2,22 gram

Apakah kamu bisa membayangkan berapa kalori satu porsi sate ayam berisi 10 tusuk sate yang dilengkapi dengan lontong dan kuah kacang? Tentu saja kalorinya lebih besar dari 340 kalori. Itu sebabnya sate ayam bisa saja tinggi kalori.

Sumber Kalori Sate Ayam

Penyumbang kalori pada sate ayam yang paling tinggi sudah pasti dari daging ayam itu sendiri dan juga lontong. Daging ayam pada sate biasanya terdapat campuran kulit ayam yang sangat tinggi kandungan lemak.

Kemudian bumbu kuah kacang yang terbuat dari kacang tanah melalui proses penggorengan dapat megandung lemak jenuh.

Kalori memang dibutuhkan oleh tubuh, tapi dalam jumlah yang wajar untuk membantu tubuh dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Tubuh yang kekurangan kalori akan mudah lelah, sementara kelebihan kalori membuat tubuh mengalami kenaikan berat badan.

Tips Mengonsumsi Sate Ayam

Satu porsi sate ayam mengandung kalori cukup tinggi yang apabila dikonsumsi terus menerus bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Selain itu, sate ayam juga berkemungkinan mengandung lemak yang berasal dari kulit ayam.

Tapi jangan khawatir, kamu tetap bisa konsumsi sate ayam yang rendah kalori dan lemak dengan tips berikut ini:

  1. Kuah kacang pada sate ayam sebaiknya tidak diolah dengan cara digoreng, melainkan disangrai atau dipanggang menggunakan oven sebelum digiling bersama bumbu-bumbu lainnya.
  2. Hindari penggunaan minyak goreng pada pengolahan sate ayam
  3. Pilih daging ayam tanpa kulit yang rendah lemak, seperti bagian dada daging ayam.
  4. Konsumsi sate ayam dengan jumlah yang wajar.

Demikian tips yang bisa kamu terapkan untuk mengolah sate ayam rendah kalori di rumah. Selain sate ayam, kamu bisa konsumsi makanan rendah kalori lainnya seperti pepes tahu, urap, dan karedok.

Baca juga:

Cara Mendapatkan Defisit Kalori yang Baik dan Benar

About the Author

Sapfa Rista Monika

Kesehatan merupakan hal yang paling berharga. Sebagai seseorang yang memiliki minat besar di dunia literasi, saya senang berbagi informasi kesehatan melalui tulisan yang bermanfaat.

View All Articles