Tepung irut atau tepung singkong adalah alternatif yang baik untuk mereka yang menderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) karena bebas gluten dan dapat membantu mengurangi risiko gejala GERD yang memburuk.

Namun, cara mengonsumsinya perlu diperhatikan dengan hati-hati. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara konsumsi tepung irut untuk GERD dan memberikan beberapa panduan yang berguna untuk mengelola kondisi ini.

Apa Itu GERD?

GERD adalah kondisi yang terjadi ketika cairan lambung naik ke kerongkongan, menyebabkan gejala seperti sensasi terbakar di dada (heartburn), mulut terasa pahit, batuk, atau radang kerongkongan.

GERD seringkali dipicu oleh pelemahan sfingter esofagus bawah (LES), yang memisahkan kerongkongan dari lambung, dan memungkinkan cairan lambung naik kembali.

Mengapa Tepung Irut Cocok untuk GERD?

Tepung irut atau tepung singkong adalah pilihan yang baik untuk mereka yang memiliki GERD. Berikut adalah alasan mengapa:

·         Bebas Gluten: Tepung irut adalah tepung bebas gluten, sehingga cocok untuk mereka yang memiliki sensitivitas atau alergi terhadap gluten. Gluten dapat memperburuk gejala GERD pada beberapa individu, jadi tepung bebas gluten seperti tepung irut adalah pilihan yang baik.

·         Pilihan Serbaguna: Tepung irut dapat digunakan dalam berbagai resep makanan. Anda dapat menggunakannya untuk membuat roti, kue, kudapan, dan hidangan lainnya. Ini memberi Anda fleksibilitas dalam memasukkan tepung irut ke dalam diet Anda.

Cara Konsumsi Tepung Irut untuk GERD

Cara mengonsumsi tepung irut untuk GERD dapat memengaruhi apakah Anda akan mengalami gejala GERD atau tidak. Berikut adalah beberapa panduan yang perlu diperhatikan:

·         Pilih Tepung Irut yang Berkualitas: Pastikan untuk memilih tepung irut yang murni tanpa tambahan bahan kimia atau pengawet. Ini akan membantu menghindari bahan tambahan yang dapat memicu gejala GERD.

·         Porsi yang Tepat: Saat menggunakan tepung irut dalam resep, perhatikan porsi yang Anda makan. Jangan makan terlalu banyak sekaligus karena makan dalam porsi besar dapat meningkatkan tekanan pada sfingter esofagus bawah (LES) dan menyebabkan refluks asam.

·         Hindari Bahan Tambahan yang Memicu: Hindari penggunaan bahan-bahan lain dalam resep yang tinggi lemak, pedas, atau asam. Bahan tambahan ini dapat memicu gejala GERD.

·         Pilih Metode Memasak yang Tepat: Pilih metode memasak yang tidak memicu refluks asam. Hindari menggoreng makanan dalam minyak berlebihan, dan lebih baik memilih cara memasak yang lebih sehat seperti memanggang, merebus, atau mengukus.

·         Perhatikan Makanan Pendamping: Tepung irut sering digunakan dalam berbagai hidangan, jadi perhatikan makanan pendamping. Hindari makanan yang tinggi lemak, pedas, atau asam. Perhatikan juga pilihan bahan makanan lainnya yang Anda konsumsi bersama makanan berbahan tepung irut.

·         Hindari Makan Sebelum Tidur: Usahakan untuk tidak makan makanan berat yang mengandung tepung irut atau makanan lainnya beberapa jam sebelum tidur. Tiduran dengan perut penuh dapat meningkatkan risiko refluks asam.

·         Konsultasi dengan Dokter atau Ahli Gizi: Jika Anda memiliki masalah GERD yang parah atau gejala yang tidak terkendali, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Mereka dapat memberikan panduan khusus sesuai dengan kebutuhan kesehatan Anda.

Ingatlah bahwa setiap individu mungkin memiliki toleransi yang berbeda terhadap makanan, termasuk tepung irut.

Jika Anda merasa gejala GERD memburuk setelah mengonsumsi makanan berbahan tepung irut, segera hentikan konsumsinya dan konsultasikan dengan tenaga medis.

Berbicaralah dengan dokter atau ahli gizi Anda untuk menyesuaikan diet Anda sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Tepung irut atau tepung singkong adalah pilihan yang baik untuk mereka yang menderita GERD karena bebas gluten dan serbaguna dalam berbagai resep.

Namun, penting untuk memperhatikan cara Anda mengonsumsinya dan menghindari bahan tambahan yang dapat memicu gejala GERD.

Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi adalah langkah yang bijak jika Anda memiliki masalah GERD yang serius. Dengan mengikuti panduan yang tepat, Anda dapat menikmati makanan lezat tanpa memicu gejala GERD.

About the Author

Rizkiawan Candra

Highly interested in content writing and passionate in digital contents. Currently learning about Search Engine Optimization.

View All Articles