Banyak yang bertanya, apa yang membuat Nutriflakes begitu efektif hingga menjadi pilihan bagi ratusan ribu customer di seluruh Indonesia untuk menjaga kesehatan lambungnya? Jawabannya terletak pada proses riset panjang selama 1,5 tahun yang dilakukan oleh sang formulator, Pak Jose Amadeus.
Dalam sesi Nutri Talk, Pak Jose, lulusan Farmasi UGM dengan pengalaman lebih dari 14 tahun, membongkar alasan mengapa Nutriflakes bukan sekadar minuman sereal, melainkan sebuah Nutrasetikal/Nutraceutical (Nutrisi yang mengobati).
Masalah Lambung: Isu Utama Anak Muda & Kaum Urban
Berdasarkan data riset tim Nutriflakes, penyakit maag dan gangguan pencernaan merupakan masalah kesehatan yang paling sering diderita, terutama bagi mereka dengan mobilitas tinggi.
"Kita diskusi dari sebuah isu penyakit yang paling sering diderita orang... terutama anak muda. Penyakit maag sangat mengganggu, bahkan bisa menyebabkan cemas (anxiety)," ujar Pak Jose. Inilah alasan mengapa Nutriflakes diciptakan: bukan sekadar membuat lambung tenang sementara, tapi membantu proses penyembuhan secara alami.
Konsep Nutraceutical: Menutrisi Sekaligus Mengobati
Nutriflakes mengusung aliran naturalis, yakni kembali ke alam dengan menggunakan bahan asli Indonesia. Pak Jose menggabungkan ilmu farmasi modern dengan prinsip medis timur untuk menciptakan formula yang presisi.
Berikut adalah 5 bahan kunci (Superfood) di dalam Nutriflakes beserta manfaatnya:
1. Umbi Garut (60% Komposisi Utama)
Berbeda dengan umbi lainnya, Umbi Garut memiliki pati spesifik yang mampu membentuk gel untuk mendinginkan lambung. Lambung yang meradang biasanya terasa panas dan perih; Umbi Garut hadir sebagai "pendingin" alami yang melapisi dinding lambung.
2. Psyllium Husk (Serat Alami dari India)
Ini adalah bahan rahasia untuk Weight Management. Psyllium Husk berfungsi sebagai prebiotik yang menstimulasi pertumbuhan bakteri baik (probiotik) di usus, sehingga pencernaan lancar dan membantu mengontrol berat badan.
3. Daun Kelor (The Miracle Tree)
Pak Jose menjelaskan bahwa Kelor mampu mengobati ratusan keluhan manusia. Di dalam Nutriflakes, Kelor berperan sebagai anti-inflamasi (anti-peradangan) yang kaya akan protein dan antioksidan.
4. Susu Kambing Etawa
Mengapa bukan susu sapi? Karena susu kambing jauh lebih friendly untuk lambung. Molekul lemaknya lebih kecil sehingga mudah diserap dan memiliki kadar laktosa rendah, sehingga aman bagi Anda yang sering diare saat minum susu.
5. Gula Aren (Kearifan Lokal)
Mengikuti prinsip medis timur bahwa "lambung menyukai rasa manis," Gula Aren dipilih karena indeks glikemiknya lebih rendah dibanding gula pasir dan memberikan energi instan tanpa memicu asam lambung.
Baca: Umbi Garut, Ubi Ungu, dan Kentang untuk Lambung Sensitif: Panduan Memilih Karbohidrat yang Tepat
Riset 1,5 Tahun Demi Tekstur "Flakes" yang Sempurna
Salah satu tantangan tersulit dalam pembuatan Nutriflakes adalah menemukan tekstur flakes (sereal) yang pas. Pak Jose menghabiskan waktu 3 bulan hanya untuk uji rasa (sensory test).
"Produk yang sederhana ini dihasilkan dari R&D yang sangat rumit. Kita mencari bagaimana agar Umbi Garut yang aslinya tidak enak, bisa menjadi nikmat saat dicemil maupun diseduh," tambahnya.
Kesimpulan: Solusi Alami untuk Lambung Sehat

Melalui penjelasan Pak Jose, kita memahami bahwa Nutriflakes adalah investasi kesehatan jangka panjang. Dengan kombinasi Umbi Garut dan bahan-bahan pilihan lainnya, Anda bisa menjalankan aktivitas padat tanap perlu khawatir drama maag atau asam lambung.

