Selain sesak napas dan nyeri sendi, kepala kliyengan karena asam lambung juga bisa dirasakan oleh penderita asam lambung naik. Beberapa penderita gangguan pencernaan, khususnya asam lambung naik, memang sering merasakan sakit kepala.

Kepala kliyengan adalah sebuah kondisi di mana kepala merasa seperti melayang dan terasa sangat ringan. Akibat dari kepala kliyengan ini pun orang yang merasakan akan menjadi lemah dan seperti ingin pingsan.


Salah satu titik kepala kliyengan (sumber: canva)

Sakit kepala ini dapat terjadi kapan dan di mana saja, sehingga tidak terduga. Namun, kepala kliyengan ini bisa disebabkan karena beberapa hal. Berikut ini adalah beberapa penyebab dari sakit kepala:

  • Berdiri yang terlalu cepat.
  • Kekurangan air dalam tubuh (dehidrasi).
  • Tertinggal jam makan, sehingga tidak ada pasokan energi.
  • Syok yang disebebkan oleh kaget.
  • Sedang mengidap penyakit lainnya, seperti flu atau asam lambung naik.
  • Mabuk dalam perjalanan.
  • Efek samping mengonsumsi obat.
  • Darah rendah.
  • Ada serangan jantung atau stroke.

Artinya, sakit nyeri kepala ini sangat rawan untuk terjadi karena penyebabnya yang banyak sekali. Selain itu, ketika kita sedang mengidap penyakit lainnya, sakit kepala sering kali menemaninya.

Baca: Ciri-ciri Vertigo Karena Asam Lambung! Mitos atau Fakta?

Kepala Kliyengan karena Asam Lambung

Saat asam lambung sedang naik ke saluran kerongkongan, kita bisa merasakan beberapa gejalanya. Sering bersendawa karena perut kembung, perut mual serta ingin muntah, dan rasa terbakar di area perut (heartburn) adalah beberapa gejala asam lambung naik.

Gejala-gejala tersebut sering muncul setelah kita mengonsumsi makanan dengan berlebih atau justru telat makan (makan tidak teratur). Namun, pada beberapa kasus, penderita asam lambung juga akan merasakan kepala kliyengan.

Melansir dari laman resmi Advanced Bariatric & Surgical Specialist di AS, terdapat dua penyebab utama dari kepala kliyengan karena asam lambung naik.

Pertama, asam lambung yang naik ke kerongkongan bisa mempengaruhi saluran yang menghubungkan dengan telinga. Saat saluran menuju telinga ini teriritasi cairan asam dari lambung, maka indra pendengaran bisa membengkak.

Akibatnya adalah penderita asam lambung akan kehilangan keseimbangan dan kepalanya terasa seperti melayang. Selain itu, nyeri kepala ini juga sering terjadi pada penderita asam lambung naik ketika mereka memosisikan diri berbaring langsung setelah makan.

Penyebab kedua kepala kliyengan karena asam lambung adalah efek samping dari pemakaian obat asam lambung sendiri. Ketika orang tidak cocok dengan obat asam lambung yang dibeli, bukannya sembuh penderita asam lambung justru merasakan kepala kliyengan.

Oleh karena itu, mengonsumsi obat ini memang harus hati-hati. Perlu bekonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, atau justru menghindari pemakaian obat.


Ilustrasi kepala kliyengan (sumber: canva)

Kemungkinan Penyebab Lainnya

Asam lambung yang naik bisa memunculkan beberapa gejala yang kerap kali disebut dengan sindrom dispepsia. Gangguan ini bisa berupa rasa tidak nyaman pada perut bagian atas seperti mual, perih, sesak, kembung, panas, dan lain-lain.

Penderita asam lambung yang mengalami sindrom dispepsia juga sering mengalami pusing kepala. Berikut adalah mekanismenya:

  • Stress yang dialami oleh penderita asam lambung akan memperkecil pembuluh darah. Sehingga akan memperlambat alur darah yang membawa nutrisi atau oksigen ke otak.
  • Sindrom dispepsia sendiri disebabkan karena telat makan. Kebiasaan ini akan membuat tubuh kekurangan nutrisi dan gizi. Kondisi tersebut akan membuat penderita merasakan kapala kliyengan.
  • Stress berat juga bisa menyebabkan sindrom dispepsia. Orang yang mengalami tekanan berat akan mengeluhkan gangguan fisik, seperti sakit kepala, nyeri sendi, dan lain-lain.

Oleh karena itu, dalam menangani kepala kliyengan ini bisa mengatasi asam lambung naik terlebih dahulu. Setelah asam lambung atau GERD ini tertangani, gangguan lainnya akan menghilang sedikit demi sedikit.

Demikian uraian mengenai kepala kliyengan karena asam lambung. Semoga dapat bermanfaat dan bisa menyelesaikan permasalahan Anda.

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles