Terbuat dari nira pohon aren, gula aren diklaim merupakan pemanis yang lebih aman dibanding gula pasir. Meskipun gula aren dianggap lebih aman, efek samping gula aren juga perlu diperhatikan.

Gula aren memiliki indeks glikemik lebih rendah apabila dibandingkan dengan pemanis lainnya. Di dalam 100 gram gula aren, mengandung:

  • Karbohidrat: 100 gram
  • Gula: 100 gram
  • Kalsium: 326 miligram
  • Zat Besi: 3,4 miligram
  • Kalium: 875 miligram

Gula aren mengandung serat bernama inulin yang tentunya bermanfaat untuk kesehatan. Selain serat, gula aren juga mengandung antioksidan kuat yang berasal dari falvonoid, fenolik, dan polifenol.

Manfaat Gula Aren Untuk Kesehatan Tubuh

  • Membantu mengontrol gula darah
  • Membantu mengontrol tekanan darah
  • Membantu menjaga sistem pencernaan
  • Membantu melindungi tubuh dari radikal bebas
  • Membantu menjaga sistem kekebalan tubuh
  • Membantu mencegah penyakit anemia
  • Baik untuk diet
  • Membantu menjaga kesehatan tulang
  • Membantu mengatasi rasa lelah
  • Membantu mencegah infeksi

Gula aren memang dianggap lebih sehat dibandingkan gula biasa, tapi bukan berarti gula aren bisa dikonsumsi berlebihan.

Gula aren akan memberikan manfaat untuk kesehatan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Justru apabila dikonsumsi secara berlebihan, gula aren bisa menimbulkan beberapa efek samping karena gula aren mengandung fruktosa, sukrosa, dan glukosa yang tinggi.

Artikel terkait:
Sederet Manfaat Gula Aren Bagi Kesehatan yang Tidak Diketahui Banyak Orang

Efek Samping Gula Aren

1. Meningkatkan Berat Badan

Efek samping gula aren, yaitu bisa meningkatkan berat badan. Hal ini karena gula aren mengandung glukosa. Apabila seseorang konsumsi gula berlebihan, tubuh membutuhkan insulin lebih banyak.

Insulin yang bekerja berlebihan ini nantinya akan menyimpan glukosa dalam bentuk lemak sehingga membuat seseorang lebih mudah mengalami kegemukan atau mengalami kenaikan berat badan. Selain itu, gula juga bisa membuat selera makan meningkat.

2. Merusak Gigi

Gula dapat memberi makan bagi bakteri pembentuk plak. Selain itu, juga bisa menaikkan keasaman di mulut. Kondisi ini tentunya bisa merusak enamel gigi yang mengakibatkan gigi berlubang. Yang lebih parah lagi, bakteri tersebut juga bisa menyebabkan terjadinya infeksi pada gusi.

3. Meningkatkan Stres

Efek samping gula aren lainnya, yaitu bisa meningkatkan stres. Konsumsi gula berlebihan bisa menyebabkan gangguan kognitif, kecemasan, dan depresi. Hal ini terjadi karena konsumsi gula berlebihan akan memicu terjadinya perubahan hormon sehingga timbulnya perasaan negatif.

4. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Efek samping gula aren yang berbahaya, yaitu bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Hal ini karena gula yang dikonsumsi berlebihan akan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Apabila seseorang mengalami tekanan darah tinggi secara terus menerus, kesehatan jantung juga akan terganggu.

Gula aren memang dianggap lebih baik dibandingkan gula jenis lainnya, tapi masih belum banyak riset kesehatan yang bisa memastikan manfaat gula aren secara keseluruhan.

Gula aren mengandung nutrisi yang tinggi, tapi bukan berarti gula aren bisa dikonsumsi berlebihan. Kandungan fruktosa dan sukrosa di dalam gula aren sewaktu-waktu bisa meningkatkan kadar gula darah dan tidak baik apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Anda tetap bisa mengganti gula biasa dengan gula aren untuk mendapatkan manfaat seperti di atas. Tapi apabila Anda menderita diabetes atau sulit mengendalikan gula darah, sebaiknya Anda konsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum konsumsi gula aren, ya!

Jika Anda ingin menikmati gula aren dengan takaran dan sajian yang pas, Anda bisa mencoba sereal sehat Nutriflakes. Rasanya manisnya pas sehingga aman untuk kesehatan.

referensi:
https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-gula-aren/

About the Author

Sapfa Rista Monika

I am part of a universe's storyteller who actualizes beauties through writing what I call art. As a person who has great interest in world of literacy, I love to share many things by writing in benefitness.

View All Articles