Madu dengan rasa manis yang khas banyak disukai oleh berbagai kalangan. Tidak hanya memang enak untuk dimakan, madu juga ternyata berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Pengobatan GERD dengan madu jadi salah satu metode pengobatan yang terkenal.

Madu sebagai salah satu bahan alami jadi opsi pengobatan karena jauh dari efek samping. Tidak hanya itu, bahan yang bisa mudah didapatkan dengan harga yang murah juga jadi keunggulannya. Tertarik untuk coba metode pengobatan GERD dengan bahan alami ini?

 

Kandungan Nutrisi dalam Madu

Madu (sumber: canva)

Kandungan nutrisi dalam madu bisa dikatakan cukup lengkap. Karena ini juga, madu banyak digunakan sebagai salah satu bahan dalam pengobatan GERD di rumah. Kandungan yang efektif memulihkan kondisi tubuh per 100 gr madu meliputi:

  • Karbohidrat: 79.5 gr
  • Protein: 0.3 gr
  • Kalsium: 5 gr
  • Serat: 0.2 gr
  • Natrium: 6 mg
  • Kalium: 26.9 mg
  • Vit. C: 4 gr
  • Vit. B2: 0.04 mg
  • Vit. B3: 0.1 mg

Semua kandungan gizi ini bisa didapatkan hanya dari satu sumber yang sama. Lengkapnya kandungan ini juga yang membuat madu dijadikan suplemen tambahan gizi dan dikonsumsi setiap hari.

 

Cara Pengobatan GERD dengan Madu

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengobati GERD dengan madu. Salah satu yang paling sederhana yakni dengan melarutkan 1 sendok madu dengan 1 gelas air hangat. Larutan ini bisa diminum setiap hari.

Namun bila dinginkan bisa juga untuk langsung memakan 1 sendok madu tanpa campuran apa pun. Cara ini juga banyak dilakukan sebagian orang yang menjadikan madu sebagai suplemen utama di pagi hari.

Baca: Food combining untuk penderita GERD

Perlu dipahami, bayi berusia di bawah 12 bulan tidak disarankan untuk mengonsumsi madu. Pasalnya madu bisa meningkatkan potensi keracunan pada sistem pencernaan bayi yang masih rentan. 

 

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Pengobatan


Makan madu (sumber: canva)

Tidak asal menggunakan madu sebagai media penyembuhan, tapi juga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulainya. Pertimbangkan beberapa hal berikut agar metode pengobatan GERD dengan madu yang dilakukan tidak riskan. 

1. Pastikan Tidak Alergi

Pertama, pastikan dulu bahwa tidak memiliki riwayat alergi terhadap madu. Tidak sedikit orang yang ternyata tidak menyadari bahwa dalam madu ada unsur yang tidak bisa diterima tubuh. Jadi, lihat dulu kandungan madu dan pastikan tidak ada unsur alergen bagi tubuh.

Bila ingin lebih aman, bisa coba untuk konsultasi terlebih dulu dengan dokter atau pakar terkait. Pastikan juga jenis madu yang akan digunakan sesuai dengan kriteria obat yang dianjurkan oleh dokter.

2. Perhatikan Dosis Konsumsi Madu

Pengobatan dengan madu juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Konsumsi madu yang berlebihan juga nantinya akan berpengaruh buruk pada tubuh. Perhatikan dosis maksimal konsumsi madu sebagai media pengobatan.

Seperti yang sudah disampaikan, dosis madu sebagai obat cukup untuk minum 1 sendok makan per harinya. Dosis ini berlaku baik untuk minum madu langsung atau dilarutkan terlebih dulu di air hangat.

3. Pahami Madu Memengaruhi Kadar Gula Darah

Terakhir, pahami juga bahwa madu dengan kandungan gula di dalamnya dapat mempengaruhi kadar gula dalam darah. Jadi bagi penderita GERD sekaligus penderita diabetes baiknya untuk lebih memperhatikan dosis penggunaannya.

Agar tidak salah takar, baiknya konsultasikan dengan dokter terkait metode pengobatan menggunakan madu ini. Jangan sampai setelah konsumsi madu terjadi komplikasi dan malah lebih membahayakan diri.

Pengobatan GERD dengan madu memang bisa dilakukan untuk menjauhi kemungkinan efek samping pengobatan. Namun perlu juga diperhatikan kembali hal apa saja yang jadi batasan agar tubuh tidak terkena efek buruk akibat kesalahan sendiri.

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles