Self diagnose atau mendiagnosa sendiri gejala yang terjadi pada tubuh dan mengaitkannya dengan sebuah penyakit GERD kini marak dilakukan. Padahal self diagnose ini bisa dikatakan cukup riskan dilakukan. Opsi yang bisa dilakukan salah satunya mencari tahu pengalaman para penderita GERD.

Bisa jadi sakit perut atau mual yang dirasakan bukanlah gejala dari GERD. Mencari tahu atau riset lebih dalam terkait gejala yang timbul hingga mencari pengalaman para penderitanya tentu akan sangat membantu.

 

Pengalaman Para Penderita GERD


Refluks asam (sumber: canva)

Mengetahui langsung pengalaman penderita suatu penyakit bisa banyak membantu Anda untuk mengidentifikasi gejala hingga memberi pengetahuan lebih terkait metode pengobatan alternatif. Karenanya tidak jarang pengalaman penderita penyakit termasuk GERD banyak dicari.

Penyakit GERD sendiri bisa dibilang sebagai salah satu penyakit yang paling banyak diidap oleh masyarakat Indonesia. Tidak tanggung, penyakit ini bisa saja menyerang anak kecil, remaja atau bahkan hingga lansia.

Penderita GERD akan mengalami kondisi yang amat tidak nyaman, apalagi saat penyakitnya kambuh terlebih hingga bagian esofagus. Tapi berdasar pada pengalaman para pengidap GERD sering kali tidak menyadari gejala awal yang ternyata merupakan gejala penyakit GERD.

Karenanya self-diagnose menganggap remeh gejala yang datang dan ternyata berakibat fatal. Sangat dibutuhkan analisis mendalam terkait gejala yang terjadi dalam tubuh dan sangat direkomendasikan untuk bertanya langsung pada ahlinya.

 

Indikasi Penyakit GERD Kronis

Gejala awal penyakit termasuk GERD yang banyak diabaikan akan berdampak buruk bagi tubuh. Sebaiknya Anda perlu peka terhadap kondisi atau gejala yang terjadi pada tubuh sebelum akhirnya menghubungi ahli dokter. Untuk GERD sendiri berikut indikasi awal yang harus diwaspadai. 

1. Rasa Mual hingga Dada Sesak  

Gejala pertama yang paling sering muncul yakni rasa mual dan tidak jarang disusul dada sesak. Justru gejala dada sesak yang sering dikaitkan dengan masuk angin hingga penyakit jantung. Berhati-hatilah bila keduanya datang secara bersamaan bisa jadi ini termasuk indikasi GERD kronis. 

2. Sering Terjadi Regurgitasi Tanpa Dipicu Apa pun

Orang yang punya pengalaman pengalaman penyakit GERD menyatakan salah satu gejala awal dari GERD kronis sering terjadi regurgitasi. Anehnya, gejala ini sering terjadi tanpa pemicu terlebih sesaat setelah makan. 

Baca: Tips pengobatan GERD dengan madu

Regurgitasi sendiri adalah proses naiknya getah perut terkadang bercampur makanan yang belum tercerna sempurna. Cairan ini bisa naik hingga esofagus, bahkan hingga masuk di rongga mulut.

3. Radang Tenggorokan Berkepanjangan

Sakit tenggorokan tapi tidak disertai gejala flu lain juga bisa jadi salah satu indikasi awal GERD. Radang ini disebabkan oleh cairan asam lambung yang membuat dinding tenggorokan iritasi sehingga menimbulkan peradangan.

4. Sensasi Benjolan pada Tenggorokan


Sakit tenggorokan (sumber: canva)

Waspadalah bila merasakan sensasi benjolan pada tenggorokan atau ada yang menyangkut di tenggorokan padahal tidak makan. Sensasi ini bisa jadi dipicu oleh pembengkakan permukaan tenggorokan akibat iritasi.

Bersumber dari pengalaman para penderita GERD mungkin saja selama iritasi mengabaikan gejalanya karena tidak terlalu terasa. Akhirnya, pada jangka panjang sensasi benjolan ini sangat mungkin timbul.

5. Batuk Disertai Rasa Masam atau Getir

Berdasar pengalaman penderita GERD yang sembuh, penderita tidak akan merasakan lagi merasakan batuk disertai rasa masam atau getir. Batuk yang menyebabkan tekanan di area perut sering kali menyebabkan cairan asam lambung ikut naik bahkan keluar esofagus.

Jadi, berhati-hatilah bila mendapati gejala batuk tidak biasa yang disertai rasa masam atau getir. Baiknya langsung periksakan diri ke dokter.

Tidak perlu terburu buru, cari tahu dulu pengalaman para penderita GERD untuk identifikasi gejala hingga mengetahui opsi pengobatan yang tepat. Alih-alih melakukan self diagnose berkepanjangan, ada baiknya untuk langsung mengunjungi dokter.

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles