Home » Blog Nutriflakes Sereal Umbi Garut » Pengalaman Orang yang Sembuh dari GERD dan Panik Attack, Bagaimanakah?

Pengalaman orang yang sembuh dari GERD dan panik attack banyak dijadikan sebagai referensi pengobatan. Terutama bagi para pasien dengan keluhan yang sama, tidak jarang metode penyembuhan yang diceritakan jadi dorongan tersendiri untuk sembuh.

GERD dan panik attack sendiri sebenarnya bisa disembuhkan dengan metode “healing” yang tepat. Bahkan bisa dilakukan tanpa bantuan obat kimia untuk menghindari efek tertentu pada tubuh. Simak pembahasan berikut untuk lebih lengkapnya.

 

Pengalaman Orang yang Sembuh dari GERD dan Panik Attack


Terapi (sumber: canva)

GERD secara tidak langsung bisa berkaitan dengan panik attack. Sederhananya tidak sedikit orang yang mengalami panic attack karena penyakit GERD-nya kambuh atau panik attack yang jadi pemicu GERD.

GERD dan panik attack banyak disebut juga dengan istilah GERD-anxiety. Kedua gejala kambuhnya sering datang bersamaan dan sulit untuk dikendalikan. Penyakit ini umum terjadi khususnya di kalangan anak muda dan dewasa. 

Namun ternyata GERD sekaligus panik attack bisa diupayakan untuk sembuh. Studi terkait penyakit organ dan gangguan mental ini menyatakan keduanya bisa disembuhkan. Namun tetap punya kemungkinan untuk kambuh.

Penanganan yang tepat pada sakit GERD parah sekaligus panik attack bisa membantu proses penyembuhan lebih cepat. Dibutuhkan juga kerja sama pasien untuk berkomitmen sembuh dari penyakit yang dideritanya. 

 

Metode Penyembuhan GERD dan Panik Attack

Dari pengalaman penderita GERD yang bisa sembuh bisa diadaptasi metode penyembuhannya. Tentu ada banyak metode penyembuhan yang bisa digunakan. Namun berikut pilihan 5 metode terbaik yang bisa dilakukan untuk sembuh dari GERD sekaligus panik attack.

1. Temui Dokter dan Psikiater  

Tidak lain dan tidak bukan, metode penyembuhan akurat bisa dilakukan dengan menemui dokter sekaligus psikiater. Namun perlu jadi catatan, baiknya temui dokter dan psikiater yang cocok dengan Anda. Dokter dan psikiater yang cocok bisa dipilih berdasar penilaian pribadi. 

2. Journaling Setiap Hari

Panik attack bisa muncul bila seorang pengidap mendapat suatu tekanan dan berdampak pada munculnya gejala fisik yang dapat membahayakan. Hal ini juga dipicu karena pengidap tidak bisa mengolah emosi yang didapatkannya bahkan hingga berpengaruh pada kambuhnya GERD.

Psikiater menyebutkan bahwa membuat jurnal harian atau journaling bisa meringankan gejala panik attack. Bahkan menghilangkannya secara perlahan. 

3. Temukan Sumber Tekanan dan Menjauhinya

Menemukan sumber tekanan yang jadi pemicu panik attack dan GERD memang menjadi PR bagi sebagian orang. Pengalaman orang yang sembuh dari GERD dan panik attack menyatakan bahwa panik attack sendiri punya penyebab yang cukup beragam hingga terkadang sulit ditemukan.

Walaupun butuh waktu agak panjang, pihak psikiater dan dokter akan membantu untuk menemukan hingga menyembuhkannya. Bila sudah ditemukan sumbernya, maka Anda sebagai pasien bertugas menjauhi sumber tekanannya.

4. Memberi Waktu Istirahat Lebih Banyak Bagi Tubuh dan Pikiran


Tidur (sumber: canva)

Istirahat merupakan hal terbaik yang bisa dilakukan sebagai pemulihan. Karena GERD dan panik attack merupakan perpaduan penyakit mental dan organ, maka istirahat yang perlu dilakukan adalah istirahat total tubuh dan pikiran.

Khususnya mengistirahatkan ‘pikiran’ bisa menimbulkan ketenangan batin yang sebelumnya tidak pernah didapatkan. Menjaga mental dan fisik bisa diupayakan sendiri dengan mengutamakan istirahat pemulihan.

5. Menjaga Pola Hidup dan Berkumpul dengan Keluarga

Pengalaman orang yang sembuh dari GERD dan panik attack menceritakan banyak metode efektif, murah dan menyenangkan. Salah satunya menjaga pola hidup dan berkumpul dengan orang tersayang. 

Meski murah dan bisa dilakukan langsung di rumah, ternyata metode ini juga tepat dilakukan sebagai metode healing yang efektif.

Gunakan metode sederhana di atas untuk mencapai pemulihan yang efektif. Sebelumnya, pastikan dulu penyakit apa yang singgah di tubuh sebelum menempuh pengobatan secara maksimal. Jangan ragu untuk banyak konsultasi ke dokter dan psikiater.

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles