Cek kesehatan berkala kini jadi perhatian. Bahkan di kalangan muda yang semakin peka akan keharusan cek berkala kesehatan tubuh. Salah satu metode cek kesehatan menyeluruh adalah endoskopi GERD. Banyak yang menyatakan pengalaman endoskopi GERD ini cukup melekat.

Proses endoskopi tentu bukan proses yang bisa dilakukan oleh sembarang tangan. Tidak hanya itu, ternyata endoskopi juga tidak bisa dilakukan hanya karena diinginkan karena ada dampak tertentunya. 

 

Apa Itu Endoskopi GERD?

Alat endoskopi (sumber: canva)

Endoskopi GERD bisa diartikan sebagai proses peneropongan langsung ke dalam organ lambung. Tentu tidak dilakukan secara manual dengan melakukan operasi ala persalinan sesar, tapi caranya dilakukan dengan memasukkan kamera teropong oleh ahli.

Endoskopi GERD dilakukan untuk mencari tahu kondisi lambung penderita GERD. Kondisi lambung yang sehat, berlubang, dinding sehat tapi banyak cairan, atau kondisi lambung lain nantinya akan digunakan sebagai bahan pertimbangan tindak lanjut dokter yang menangani pasien tersebut.

Tidak hanya pada GERD, endoskopi lambung juga banyak dilakukan untuk keperluan pengecekan kesehatan lainnya. Misalnya seperti melihat infeksi yang terjadi pada lambung hingga mendeteksi kanker dinding lambung.

Pengalaman Endoskopi GERD

Bagi yang memiliki pengalaman endoskopi GERD, konon tidak bisa lupa bagaimana rasa yang ditinggalkan setelah prosedurnya selesai. Memasukkan benda asing ke dalam tubuh memang riskan mendatangkan efek samping tertentu. 

Biasanya pihak dokter akan memberikan anestesi atau obat tertentu sebelum dan sesudah endoskopi dilakukan. Namun ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menekan efek samping yang biasa datang setelah melewati prosedur ini.

Salah satunya dengan mempertimbangkan umur pasien sebelum melakukan prosedur. Pastikan juga tubuh dalam kondisi prima dan jangan ragu untuk menyampaikan keluhan sekecil apapun guna memperkecil kemungkinan mendapat pengalaman endoskopi yang tidak menyenangkan.

Hal yang Perlu Dilakukan sebelum Endoskopi GERD?

Endoskopi adalah prosedur yang membutuhkan persiapan matang yang perlu dilakukan oleh calon pasien di awal. Sebelum melakukan endoskopi termasuk lambung untuk penderita GERD pastikan dulu telah bersiap dengan cara:

1. Puasa Sebelum Prosedur

Para pasien yang hendak melakukan endoskopi akan diarahkan untuk melakukan puasa. Hal ini dilakukan agar nantinya visual yang didapatkan jerih tanpa melihat makanan yang belum tercerna sempurna. 

2. Pastikan Kondisi Tubuh Prima

Pastikan juga kondisi tubuh prima sebelum melakukan endoskopi untuk lambung. Makan makanan dengan gizi seimbang, minum air putih yang cukup dan pastikan durasi tidur juga cukup. Bagaimanapun kondisi prima harus dijaga setidaknya hingga masuk prosedur awal endoskopi.

3. Cek Kesehatan Menyeluruh

Hindari self diagnose agar aman dan menghindari efek samping berlebih setelah melakukan endoskopi baiknya untuk cek kesehatan menyeluruh. Jangan ragu untuk konsultasi dan menjadwalkan kembali prosedur bila kesehatan sedang tidak baik.

Prosedur Umum Endoskopi GERD

Proses endoskopi (sumber: canva)

Pengalaman endoskopi GERD termasuk juga mengetahui prosedur yang akan dilewati pasien hingga akhirnya boleh pulang. Bagi Anda yang belum mengetahuinya, berikut prosedur endoskopi dari awal hingga akhir. 

  • Pemberian obat bius pada pasien.
  • Menunggu hingga obat bius bekerja sempurna.
  • Memasukkan alat endoskopi dari mulut pasien.
  • Memeriksa detail organ (lambung) secara keseluruhan.
  • Hasil endoskopi berupa video atau foto.
  • Setelah selesai dan tidak mengalami efek samping berarti pasien boleh pulang.

Hasil endoskopi GERD nantinya akan digunakan untuk menentukan tindak lanjut seperti operasi, pengobatan lanjut atau lainnya. Walaupun hasil endoskopi bisa langsung didapatkan di hari yang sama berbeda dengan hasil tindak lanjutannya yang keluar sehari atau dua hari setelah endoskopi.

Setelah endoskopi selesai pasien bisa pulang di hari yang sama bila memungkinkan. Bila terasa efek samping berkepanjangan maka akan dirujuk untuk rawat inap atau berobat jalan. Tentu saja pasien tersebut telah mendapatkan pengalaman endoskopi GERD.

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles