Psyllium husk atau yang sering disebut dengan Ispaghula merupakan serbuk yang diambil dari biji sekam Plantago Ovata. Pada umumnya, manfaat psyllium husk ini adalah untuk obat pencahar.

Hal tersebut dikarenakan psyllium mengandung serat yang sangat tinggi. Selain itu, psyllium juga sangat sering digunakan dalam suplemen-suplemen makanan.

4 Manfaat Psyllium Husk dalam Tubuh

Serat Psyllium Husk

Namun, mengonsumsi psyllium husk juga berguna dan bermanfaat untuk berbagai organ-organ tubuh. Termasuk juga organ seperti hati dan pankreas.

Serat larut psyllium ini sangat cocok bagi orang-orang yang sedang dalam program diet. Kandungan serat yang tinggi dalam psyllium menjadikan sistem pencernaan dapat berjalan dengan lancar.

Apa saja manfaat yang didapatkan tubuh jika mengonsumsi psyllium husk? Berikut uraian manfaat dari psyllium husk.

Baca juga: Mengenal Apa itu Psyllium Husk

1. Mengontrol Berat Badan

Psyllium mengandung serat dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tiap harinya. Selain itu, bahan ini tidak mengandung lemak berlebih. Artinya, dapat digunakan dalam program diet rendah lemak

Kondisi di atas berguna bagi orang-orang yang memiliki obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas sendiri sangat bahaya untuk kesehatan tubuh kita.

Bahaya obesitas ini antara lain menyebabkan penyakit jantung, stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, batu empedu, masalah pernapasan, kanker, osteoarthritis dan infertilitas. Artinya, obesitas harus dihindari.

Hal tersebut dapat diatasi dengan pola makan yang teratur dan juga dibantu dengan psyllium ini.

2. Mengontrol Kadar Kolesterol

Jika permasalahan berat badan yang berlebihan dapat teratasi, maka masalah kolesterol juga dapat dihindari. Masalah kolesterol muncul karena menumpuknya lemak dalam tubuh.

Sedangkan obesitas terjadi karena berlebihnya lemak buruk yang terdapat di dalam tubuh. Artinya, jika berat badan terkendali maka kolesterol juga tidak akan menyerang organ tubuh lainnya.

Berat badan yang dimiliki oleh seseorang memiliki hubungan yang selaras dengan kolesterol.

Menurut Heathline, sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa kadar kolesterol dapat terkontrol dengan mengonsumsi psyllium husk. Regulasi kolesterol sangat penting bagi semua orang.

Terutama bagi orang-orang yang memiliki usia di atas 50 tahun.

Selama 6 minggu mengonsumsi psyllium merupakan cara yang efektif untuk mengatasi obesitas dan menurunkan kadar kolesterol. Tentu saja efek samping ini juga sudah diperhitungkan.

Psyllium banyak digunakan sebagai bahan suplemen makanan karena efek negatifnya yang kecil. Bahkan terdapat penelitian yang mengatakan bahwa dosis psyllium ini dapat ditambahkan agar mendapat hasil yang maksimal dalam menangani obesitas dan kolesterol.

3. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Serat psyllium yang digunakan dalam program diet dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Kegunaan dari psyllium adalah untuk menurunkan tekanan darah, meningkatkan kadar lipid dan menguatkan otot-otot jantung.

Penyakit jantung sendiri juga berasa dari jumlah kolesterol yang tinggi. Dampak dari kolesterol yang tinggi ini dapat menyebabkan penumpukkan plak di dalam pembuluh darah.

Penumpukkan plak tersebut berimbas pada serangan jantung dan stroke.

Artinya, dengan mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh dapat menjaga kesehatan jantung dan menghindari berbagai risiko penyakit jantung.

Manfaat psyllium ini dapat dikatakan berjenjang. Mulai dari mengatasi masalah berat badan yang memiliki efek dengan kolesterol. Sedangkan kolesterol sendiri juga merupakan salah satu faktor dalam memelihara kesehatan jantung.

Baca Juga: Cara Konsumsi Psyllium Husk yang Unik dan Lezat

4. Melancarkan Pencernaan

Psyllium Husk adalah prebiotik, suatu zat yang yang diperlukan agar koloni probiotik sehat dapat tumbuh dalam usus. Koloni bakterik yang baik dalam sistem pencernaan ini sangat bagus untuk kesehatan, khususnya untuk sistem imun.

Tubuh menjadi kebal terhadap berbagai penyakit, melawan infeksi, mengatasi peradangan dan menjaga agar sel dan jaringan tetap sehat.

Bayaknya bakteri yang baik dalam sistem pencernaan juga menjadikan jalannya proses pencernaan menjadi berjalan lancar. Psyllium juga berguna untuk menyerap air sehingga feses yang dihasilkan bersifat lembab.

Proses pembuangan pun menjadi lebih mudah dan tidak menimbulkan luka pada organ lainnya.

Artinya, salah satu manfaat psyllium dalam jangka pendek adalah menangani masalah sembelit. Kondisi di atas juga berguna untuk mencegah komplikasi akibat sembelit seperti wasir.

Dosis Pemakaian Psyllium Husk

Sebelum mengonsumsi psyllium ini, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Misalnya, apakah Anda memiliki alergi terhadap bahan ini? Apakah Anda dalam keadaan hamil? Atau ketika Anda juga sedang  mengonsumsi obat maupun suplemen lainnya.

Dosis yang baik untuk konsumsi psyllium husk ini tergantung usia dan juga kondisi tubuh.

Secara umum, orang dewasa dapat mengonsumsi psyllium sebanyak 2,5 – 30 gram. Sedangkan anak-anak sebanyak 1,25 sampai 15 gram. Pemberian serat tersebut dilakukan dalam beberapa kali.

Berdasarkan penjelasan di atas, Psyllium memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan tubuh. Manfaat-manfaat tersebut juga berjenjang. Satu manfaat mempengaruhi manfaat lainnya.

Nutriflakes mengemas manfaat psyllium husk ini dalam satu sereal asam lambung dengan umbi garut sebagai bahan utamanya. Bahkan, bahan alami Nutriflakes lainnya juga memberikan manfaat yang berguna bagi tubuh.