Senyawa karbohidrat ternyata bisa terbagi menjadi dua jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Pengelempokkan ini berdasarkan struktur kimiawi dari senyawa karbohidrat ini.

Apa itu karbohidrat?

Karbohidrat atau hidrat arang adalah suatu zat gizi yang sangat makhluk hidup butuhkan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Secara alamiah, karbohidrat adalah polihidroksi aldehida dan polihidroksi keton atau zat-zat yang jika terhidrolisis akan menghasilkan derivat dari senyawa tersebut.

Senyawa ini menjadi sangat penting karena memiliki fungsi sebagai sumber energi paling utama pada makhluk hidup. Artinya, tidak hanya manusia yang membutuhkan karbohidrat, tetapi tumbuhan dan binatang pun juga harus mengonsumsi karbohidrat.

Apabila kebutuhan karbohidrat ini tidak terpenuhi, maka kita tidak akan memiliki tenaga untuk menjalankan kegiatan sehari-hari. Apalagi bagi penderita asam lambung, karbohidrat sangat penting untuk konsumsi setiap hari.

Sebab, dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, gangguan asam lambung naik bisa terhindar.

Berdasarkan Encyclopedia Britannica, karbohidrat merupakan senyawa yang terbentuk secara alami. Lebih detailnya, karbohidrat terbentuk dari tanaman hijau dengan karbon dioksida dan air melalui proses fotosintesi.

Oleh karena itu, karbohidrat ini merupakan zat organik yang sangat melimpah dan tersebar luas di alam. Selain itu, senyawa ini juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

Baca Juga: Senyawa Karbohidrat, Tonggak Kehidupan Manusia

Apa itu Karbohidrat Sederhana?


Contoh karbohidrat sederhana (sumber: canva)

Jenis karbohidrat ini terdiri dari gula dasar yang mudah untuk kita cerna. Karbohidrat ini bisanya terdapat pada jenis makanan seperti buah-buahan atau sayur-sayuran.

Menurut Jurnal Ilmu Keolahragaan, karbohidrat sederhana terdiri dari monosakarida, disakarida, dan oligosakarida.

1. Monosakarida

Karbohidrat jenis ini memiliki nama lain gula sederhana dan tidak dapat terhidrolisir untuk menjadi lebih sederhana lagi. Terdapat tiga jenis monosakarida, yaitu: glukosa, fruktosa, dan galaktosa. Glukosa adalah hasil akhir dari pencernaan pati, sukrosa, maltosa, dan laktosa pada manusia.

Fruktosa merupakan gula paling manis dan biasanya bisa kita temukan dalam nektar bunga dan sayur. Sedangkan galaktosa hanya berada di dalam tubuh sebagai hasil dari pencernaan laktosa.

2. Disakarida

Sukrosa, maltosa, dan laktosa adalah tiga jenis karbohidrat pada disakarida. Gula tebu dan gula bit merupakan nama lain dari sukrosa. Sedangkan maltosa tidak bisa kita temukan di alam karena gula ini berasal dari pemecahan pati.

Laktosa adalah jenis karbohidrat yang hanya berada di dalam minuman susu.

3. Oligosakarida

Karbohidrat jenis oligosakarida terdiri atas dua hingga sepuluh monosakarida. Sebenarnya disakarida bisa termasuk dalam oligisakarida. Namun, karena perannya yang penting dalam ilmu gizi, disakarida bisa berdiri sendiri.

Baca juga: 7 Buah Ini Mengandung Karbohidrat

Contoh Makanan dengan Karbohidrat Sederhana


Permen (sumber: canva)

Beberapa makanan yang kita temui sehari-hari bisa saja mengandung karbohidrat sederhana. Namun, karena sudah sering dan umum kita temui hal ini menjadi kurang kita ketahui.

Berikut ini adalah beberapa makanan dalam karbohidrat sederhana:

  • Permen, salah satu jenis makanan yang sangat minim nutrisi tetapi terdiri dari satu molekul gula.
  • Kue dan biskuit, jenis makanan ini biasanya mendapatkan tambahan gula sehingga masuk dalam contoh makanan jenis karbohidrat sederhana.
  • Jus buah konsentrat, jus buah yang biasanya dihilangkan semua kandungan air di dalamnya.
  • Sereal yang menjadi pengganti sarapan masyarakat juga masuk dalam salah satu contoh makanan karbohidrat jenis ini.

Melalui penjelasan di atas, kita harus berhati-hati dengan jenis makanan yang masuk dalam karbohidrat sederhana. Hal ini dikarenakan sebagian besar makanan pada karbohidrat sederhana mengandung gula yang tinggi.

Oleh karenanya, lebih baik jika kita mengonsumsi Nutriflakes, sebuah sereal umbi garut yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Salah satunya adalah untuk mengatasi asam lambung naik dan menjaga kesehatan organ-organ pencernaan.

Baca juga: 3 Jenis Nasi Mengandung Karbohidrat yang Banyak Diminati

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles