Home » Blog Nutriflakes Sereal Umbi Garut » Efek Samping Daun Kelor untuk Lambung, Apa Saja?

Pengobatan herbal tradisional banyak yang memanfaatkan daun kelor untuk berbagai penyakit. Ternyata hal ini bukanlah hal yang benar secara medis karena adanya efek samping daun kelor untuk lambung. Efek samping tersebut akan terasa pada saat dikonsumsi berlebihan. 

Pengetahuan ini harus diketahui oleh para penderita penyakit lambung. Meskipun begitu bukan hanya pada lambung saja ternyata juga akan memberikan efek samping pada bagian tubuh yang lainnya. 

 

Efek Samping Daun Kelor untuk Lambung dan Tubuh Lainnya


Daun kelor (sumber: canva)

Di dalam daun kelor sebenarnya kandungan yang dimiliki adalah mineral dan nutrisi penting untuk tubuh. Selain itu, ada kandungan vitamin C yang lebih banyak 7x lipat dibandingkan dengan jeruk. Oleh sebab itu jika dikonsumsi berlebihan akan memberikan efek samping pada tubuh. 

a. Gangguan Perut

Gangguan pertama yang kerap dirasakan adalah gangguan perut yang jika mengkonsumsi daun kelor berlebihan. Sifat daun kelor sendiri sebagai pencahar sehingga bisa membuat gangguan perut. Seperti yang diinformasikan pada dunia medis pencahar tidak boleh digunakan setiap hari. 

Bahkan juga tidak boleh digunakan dalam jangka panjang. Hal tersebut dikarenakan untuk pencahar ini akan membuat ditensi gas sehingga perut akan mulas. Agar tidak mendapatkan efek samping ini maka pengunaan dari daun kelor ini bisa digunakan dalam jumlah yang wajar.

b. Menimbulkan Rasa Muntah

Dengan adanya rasa yang tidak enak seperti daun kelor ini maka akan membuat perasaan ingin muntah. Hal tersebut dikarenakan orang yang tidak suka dengan rasa maupun aroma dari makanan yang dimakannya. Hal ini pastinya akan mempengaruhi kinerja lambung. 

Rasa ingin muntah pastinya akan mengeluarkan makanan yang ada di dalam perut. Dengan begitu kinerja lambung akan berhenti dan bahkan makanan akan keluar dan membuat perut menjadi kosong. 

Maka harus makan lagi untuk menggantikan makanan yang sudah terbuang karena muntah akibat rasa dari daun kelor yang tidak enak tersebut. Oleh sebab itu, saat ingin mengkonsumsi daun kelor bisa membeli serbuk maupun olahannya sehingga rasanya sudah disesuaikan dengan lidah. 

c. Menyebabkan Mual

Bisa juga efek samping daun kelor untuk lambung dirasakan cukup ringan yaitu merasakan mual setelah mengkonsumsinya. Hal tersebut bisa saja disebabkan karena mulut yang tidak terbiasa dengan rasa serta bau dari daun kelor itu sendiri. 

Oleh sebab itu, selain takarannya yang pas juga cara pengolahannya harus benar. Pastikan untuk menyajikan dengan tempat yang sudah steril sehingga terbebas dari adanya kuman.  

d. Efek Samping Lainnya


Gula darah rendah (sumber: canva)

Selain mengetahui efek samping untuk lambung ternyata ada efek samping lainnya untuk kesehatan. Ada beberapa resiko yang mungkin saja terjadi jika berlebihan dalam mengkonsumsi daun kelor yaitu:

  • Tekanan darah turun drastis jika dikonsumsi bersamaan dengan obat hipertensi. 
  • Hipoglikemia pada saat penderita diabetes minum air rebusan daun kelor dan bersamaan dengan obat diabetesnya. 
  • Bagi ibu hamil bisa membuat risiko keguguran karena memicu rahim kontraksi akibat adanya zat kimia di dalamnya. 
  • Terdapat sifat anti-kesuburan sehingga tidak baik dikonsumsi untuk ibu hamil. 
  • Bisa membuat hipotiroid menjadi lebih buruk lagi jika dikonsumsi bersama obat lainnya. 

Memang efek samping yang dirasakan pada tubuh lebih besar jika dibandingkan dengan efek sampingnya pada lambung. Hal ini akan menjadi permasalahan serius jika tidak tepat dalam mengkonsumsinya mengingat efek sampingnya yang cukup banyak. 

Jika Anda mengkonsumsi daun kelor dan merasakan efek samping daun kelor untuk lambung dan tubuh lainnya bisa langsung menghentikan konsumsi herbal ini. Ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sehingga bisa mendapatkan dosis yang tepat.

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles