Home » Blog Nutriflakes Sereal Umbi Garut » 2 Cara Merebus Daun Kelor untuk Darah Tinggi (Hipertensi)

Daun kelor diketahui ampuh mengatasi sejumlah masalah kesehatan, salah satunya darah tinggi atau hipertensi. Hal ini dikarenakan di dalam daun kecil ini ada banyak sekali kandungan bermanfaat. Namun, agar kandungan tersebut tidak hilang, perhatikan cara merebus daun kelor untuk darah tinggi.

Diantara kandungan daun kelor ini adalah vitamin C, potasium, asam amino, zat besi, protein dan kalsium. Daun ini juga memiliki sifat antioksidan dimana sifat inilah yang akan menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, kandungan quercetin juga berperan dalam menurunkan tekanan darah tinggi. 

 

Ragam Cara Merebus Daun Kelor untuk Darah Tinggi


Merebus air (sumber: canva)

berikut adalah beberapa cara merebus daun kelor yang benar dan baik untuk kesehatan:

 

a. Merebus Daun Kelor Dengan Cara Menjadikannya Sebagai Sayur Bening

Walaupun biasa dijadikan sebagai obat herbal, daun kelor juga biasa dijadikan sebagai sayur bening. Rasanya sangat segar, dan kalau ditambah dengan daun kemangi, aromanya akan lebih enak. Biasanya, sayur bening daun kelor ini dicampur dengan jagung manis.

Namun, bahan-bahan tambahan seperti itu sifatnya opsional. Sebab, daun kelor bisa dibuat sayur bening tanpa campuran apapun. Sedangkan cara membuatnya sebagai berikut.

  • Siapkan berbagai bahan yang sudah dipastikan kebersihannya, seperti : daun kelor secukupny, temu kunci secukupnya, bawang putih 1 siung, garam secukupnya.
  • Didihkan air secukupnya
  • Sambil menunggu air mendidih, geprek temu kunci dan bawang putih lalu masukkan langsung ke dalam air tersebut
  • Begitu air mendidih, masukkan daun kelor ke dalamnya lalu aduk-aduk sebentar
  • Masukkan garam secukupnya dan kalau suka tambahkan juga vetsin atau micin. Aduk-aduk lagi lalu lakukan koreksi rasa. 
  • Tunggu sampai air mendidih untuk yang kedua kalinya, baru setelah itu sayur bening daun kelor siap diangkat dan disajikan

Kalau ingin menambahkan daun kemangi untuk meningkatkan aroma, bisa dimasukkan bersamaan dengan daun kelor. Tetapi kalau ingin menambahkan jagung manis, maka jagung manisnya dulu yang dimasukkan. Tunggu sampai jagung manis ini matang, baru masukkan daun kelor dan daun kemangi. 

 

b. Merebus Daun Kelor Dengan Cara Menjadikannya Teh 


Daun kelor (sumber: canva)

Kedua, ada opsi merebus daun kelor tetapi hanya untuk menjadikannya teh dan untuk dijadikan minuman biasa. Dalam hal ini ada dua pilihan, apakah daun kelor akan langsung direbus saat kondisinya masih fresh atau ingin dikeringkan terlebih dahulu. 

Cara mana yang lebih baik, tentu ini disesuaikan dengan selera. Sedangkan untuk cara membuatnya sendiri sebagai berikut. 

Merebus Daun Kelor Kering

  • Ambil air secukupnya, masukkan ke dalam panci kemudian didihkan
  • Setelah mendidih, langsung saja matikan apinya dan segera masukkan daun kelor kering secukupnya saja
  • Tunggu sampai air menunjukkan perubahan warna, dan saat ini sudah terjadi,  ramuan ini bisa langsung diangkat kemudian disaring
  • Kalau tidak suka dengan citarasa daun kelor yang agak pahit, bisa ditambahkan madu sesuai selera agar lebih manis

Merebus Daun Kelor yang Masih Segar

  • Pisahkan daun kelor dari batangnya dan pastikan daun-daun tersebut sudah dicuci sampai bersih
  • Selanjutnya, didihkan air sebanyak 3 gelas dan setelah mendidih, masukkan daun kelor ke dalamnya
  • Tunggu kira-kira selama 5 menit, baru setelah itu matikan api
  • Angkat air rebusan daun kelor, saring kemudian dinginkan
  • Tambahkan madu sesuai selera kalau ingin rasa air rebusan daun kelor yang lebih manis

Baik menggunakan daun kelor kering maupun menggunakan daun kelor yang masih segar, semuanya sama-sama mudah dilakukan. Untuk daun kelor yang keringpun ada dua opsi, apakah membelinya agar lebih praktis atau mengeringkannya sendiri di rumah. 

Terlepas dari hal itu, sangat mudah bukan cara merebus daun kelor untuk darah tinggi? Perlu diperhatikan, merebus daun kelor sebaiknya jangan terlalu lama supaya nutrisinya tidak hilang. 

Kemudian, walaupun daun ini sangat bermanfaat untuk kesehatan, tetap jangan mengkonsumsinya secara berlebihan supaya malah tidak berbahaya bagi kesehatan.

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles