Home » Blog Nutriflakes Sereal Umbi Garut » Cara Mengolah Umbi Garut menjadi Tepung, Pengganti Tepung Terigu

Umbi garut merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang memiliki potensi untuk menggantikan eksistensi dari tepung terigu. Sebab, kandungan patinya sangatlah tinggi dan baik untuk kesehatan. Bagaimana cara mengolah umbi garut menjadi tepung?

Masih banyak masyarakat Indonesia yang asing dengan tanaman umbi garut. Padahal potensi dari umbi garut ini sangatlah banyak karena bahan ini sangat fleksibel, dapat diolah menjadi apa saja.

 

Kandungan dalam Umbi Garut


Umbi garut (sumber: canva)

Sebagian besar kandungan dari umbi garut ini berisi nutrisi karbohidrat dengan indeks glikemik yang rendah. Bahkan lebih rendah daripada kentang, terigu, beras, atau jenis ubi lainnya. Inilah yang menjadikan umbi garut bisa menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia.

Selain mengenyangkan, umbi garut tidak akan membuat lonjakan pada kadar gula dalam darah. Tidak hanya karbohidrat saja, kandungan zat pati dalam umbi garut mencapai angka 6 sampai 16 persen sehingga dapat diolah menjadi tepung garut.

Namun, bagaimana cara mengolah umbi garut menjadi tepung? Nanti kita akan mengulasnya setelah mengetahui nutrisi dan potensi umbi garut. Umbi garut ternyata memiliki kandungan nutrisi lainnya, seperti protein, kalori, lemak, kalsium, zat besi, fosfor, air, vitamin B1, dan zat besi.

Sedangkan zat pati umbi garut banyak mengandung senyawa saponin dan flavonoid. Kedua senyawa ini bersama dengan karbohidrat lah yang membuat umbi garut menjadi bahan yang dapat menenangkan lambung ketika sedang bermasalah.

Umbi garut juga mengandung beberapa nutrisi vitamin dan mineral, diantaranya: zat besi, magnesium, fosfor, vitamin B6, kalium, asam folat, riboflavin, dan tiamin. Melihat nutrisinya yang bermacam-macam, tak heran jika umbi garut memberikan banyak manfaat.

 

Cara Mengolah Umbi Garut Menjadi Tepung


Tepung garut (sumber: canva)

Tepung yang berbahan dasar umbi garut ini digadang-gadang memiliki potensi yang besar, bisa menggantikan tepung terigu. Sama seperti tepung terigu, tepung umbi garut umumnya berwarna putih dan memiliki ketahanan selama 9 bulan.

Zat gizi yang ada di dalam tepung garut tentu saja mengikuti dari umbi garut sendiri. Komposisi nutrisi pada tepung umbi garut, antara lain: kalori, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, kalium, fosfor, zat besi, dan vitamin B1.

Berikut adalah cara mengolah umbi garu hingga menjadi tepung:

  1. Pilih umbi garut yang segar kemudian bersihkan dari kotoran dan sisik-sisiknya. Setelah itu cuci dengan air bersih dan mengalir.
  2. Parut umbi garut hingga menjadi bubur kasar dan tambahkan air bersih sambil diremas-remas agar keluar sari patinya.
  3. Saring bubur tersebut menggunakan kain agar pati dan seratnya bisa terpisah. Hasil dari perasan ini segara endapkan sehingga air bisa terpisah dari endapan pati.
  4. Jemur endapat pati garut hingga menjadi kering. Proses pengeringan ini bisa menggunakan sinar matahari atau alat pengering.
  5. Setelah kering giling pati hingga menjadi pati yang lebih halus.
  6. Kemas tepung yang sudah jadi ke dalam plastik dan kaleng yang kedap udara dan simpan ke tempat yang kering.

Itulah cara mengolah umbi garut menjadi tepung yang sangat simple. Tepung garut ini mempunyai keunggulan-keunggulan dari tepung lainnya dalam bidang kesehatan. Salah satunya adalah tekstur dari tepung garut lebih halus sehingga mudah untuk dicerna oleh organ pencernaan.

Selain itu, kandungan karbohidrat dan zat besi pada tepung garut ternyata lebih tinggi dan lemaknya pun lebih rendah daripada tepung lainnya. Keunggulan yang terakhir adalah tepung garut bisa menambah ketahanan pangan di Indonesia.

Melihat penjelasan di atas, tepung dari umbi garut ini memiliki nutrisi yang tinggi dan banyak manfaat.

 

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles