Puasa bagi masyarakat Indonesia banyak dilakukan dengan berbagai keperluan. Mulai dari tuntunan ibadah wajib hingga sedang melakukan pola diet teratur. Namun tidak jarang justru saat puasa banyak yang kebingungan seputar cara mengatasi GERD saat puasa

Masalah GERD memang tidak bisa diprediksi kapan kambuhnya. Tidak jarang GERD bisa tiba-tiba muncul bahkan saat sudah makan atau bahkan sedang santai-santai di suatu ruangan. Tapi bagaimana jadinya bila GERD kambuh saat puasa? Bisakah untuk ditangani sebelumnya?

 

Cara Mengatasi GERD saat Puasa

Terutama saat melakukan puasa dalam jangka cukup panjang, maka ada cara tersendiri untuk mengatasi kambuhnya GERD. Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat sahur dan berbuka di antaranya.

1. Hindari Makanan Pedas, Berlemak, dan Asam


Makan sehat (sumber: canva)

Pertama, hindari konsumsi makanan pedas, berlemak, dan asam saat sahur. Sudah bisa dibayangkan  bagaimana efeknya bila mengonsumsi salah satu dari kondimen tersebut apalagi mengonsumsi semuanya secara bersamaan.

Pertimbangkan juga bahwa saat puasa nanti memang seharusnya tidak bisa makan atau minum. Termasuk makan obat dan melarutkannya dengan air. Jadi keinginan untuk konsumsi makanan dengan rasa khas di atas bisa ditahan terlebih dulu.

2. Perhatikan Porsi Makan

GERD saat puasa juga bisa ditekan risiko kambuhnya dengan memperhatikan porsi makan. Pada saat sahur jangan terlalu kalap mengonsumsi semua makanan dengan alasan takut lapar atau takut kambuh.

Baca: Tips ampuh mengatasi perih pada lambung saat puasa

Justru GERD akan mudah kambuh bila porsi yang dimakan terlalu sedikit atau bahkan terlalu banyak. Hal yang sama juga diterapkan saat berbuka, atur porsi makan sedikit demi sedikit, bertahap untuk menjaga kondisi lambung dan menghindari GERD kambuh berulang.

3. Cara Mengatasi GERD saat Puasa: Kunyah Makanan hingga Halus

Kunyah juga makanan hingga halus. Terdengar sepele padahal langkah ini sangat berpengaruh khususnya bagi para penderita GERD. Pahami bahwa GERD bisa tiba-tiba kambuh bila terlalu cepat mengunyah makanan.

Makanan yang lembut dan mudah dicerna tidak serta merta membuat zat asam lambung diproduksi berlebihan. Justru zat asam lambung akan diproduksi menyesuaikan dengan tekstur makanan yang lewat. 

Jangan lupa juga untuk minum air mineral yang cukup. Tidak perlu terlalu banyak karena air yang banyak akan meningkatkan potensi kembung bahkan nantinya ikut mengakibatkan GERD mudah kambuh saat menjalankan puasa.

4. Hindari Langsung Tidur Setelah Makan

Cara mengatasi GERD saat puasa lain yang bisa dicoba adalah dengan menghindari langsung tidur setelah selesai makan. Berikan jeda beberapa jam agar organ pencernaan setidaknya dapat bekerja dengan baik.

Pahami bahwa setelah makan langsung tidur bisa meningkatkan potensi refluks. Apalagi bila makanan yang dikonsumsi cukup beragam dan banyak. Bila refluks terjadi, tentu saja GERD akan ikut kambuh.

Hindari potensi tidak bisa melanjutkan puasa hanya karena refluks yang tiba-tiba terjadi. Jadi setelah sahur baiknya untuk langsung beraktivitas. Tidur bisa dilakukan di siang hari saat break dari kegiatan.

5. Minum Obat Asam Lambung


Makan obat (sumber: canva)

Mengatasi GERD saat puasa juga bisa dilakukan dengan cara meminum obat asam lambung. Tidak saat puasanya berlangsung, tapi saat sahur. Cukup minum satu tablet obat asam lambung saat sahur atau minum 1 sendok makan obat cair untuk menetralkan kondisi lambung.

Perlu diperhatikan, pilihlah obat asam lambung yang tidak memiliki kandungan alergen. Perhatikan juga apakah obat yang dipilih cocok digunakan sebagai obat harian. Pertimbangan ini dilakukan untuk meminimalisir efek samping dari obat kimia. 

Ada banyak cara mengatasi GERD saat puasa yang bisa coba digunakan. Opsi terbaiknya bisa coba gunakan 5 cara sederhana di atas yang efektif menekan kemungkinan GERD kambuh saat melakukan puasa.

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles