Sakit maag dan diare merupakan dua masalah kesehatan yang sering dialami oleh banyak orang. Diare dan maag sendiri merupakan gangguan kesehatan yang sama-sama terjadi di sistem pencernaan. Selain itu, banyak penderita yang mengaku pernah mengalami kedua masalah ini secara bersamaan. Lalu apakah maag menyebabkan diare dan sebaliknya?

Jika seseorang mengalami sakit maag dan diare, hal ini berarti sistem pencernaan sedang bermasalah. Walaupun maag dan diare merupakan masalah yang tidak begitu serius, tetapi keadaan ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Oleh karena itu, akan lebih baik jika kita segera mengatasi kedua masalah ini agar kegiatan sehari-hari dapat berjalan dengan lancar.

 

Apakah Maag Menyebabkan Diare?


Sakit perut (sumber: canva)

Sebelum mencari bagaimana mengatasi diare dan maag, lebih baik cari tahu hubungan dan penyebabnya. Banyak penderita maag yang mengaku pernah mengalami sakit maag disertai dengan diare.

Tentu karena hal tersebut banyak yang mempertanyakan apakah maag bisa menyebabkan diare atau sebaliknya, diare yang menyebabkan sakit maag.

Pada umumnya sakit maag dan diare ini tidak mempunyai hubungan yang terlalu erat. Artinya keduanya tidak bisa saling mempengaruhi secara langsung. Sebab, letak masalah maag berada di lambung, sedangkan diare sendiri berada di saluran akhir pencernaan atau pembuangan.

Mari perhatikan uraian berikut ini untuk penjelasan lebih lanjutnya.

a. Sakit Maag

Maag merupakan keadaan saat perut terasa tidak nyaman karena beberapa hal. Rasa tidak nyaman ini muncul karena seseorang merasakan perut kembung, nyeri perut, mual, muntah, hingga ada sensasi panas di perut.

Penyebab utama dari maag adalah lapisan mukosa yang menipis sehingga asam lambung bisa dengan mudah mengenai dinding lambung. Kondisi ini tidak semata-mata bisa terjadi begitu saja.

Terdapat beberapa alasan atau faktor yang mendorong hal tersebut, diantaranya:

  1. Infeksi bakteri.
  2. Pola makan yang buruk.
  3. Stres.
  4. Terlalu banyak makan.
  5. Konsumsi makanan pedas, berlemak, dan berminyak.
  6. Minum minuman beralkohol dan berkafein.

b. Diare


Sakit diare (sumber: canva)

Jika demikian, apakah maag menyebabkan diare? Diare sendiri merupakan keadaan ketika seseorang mengalami sering buang air besar dengan feses yang berbentuk cair. Masalah pencernaan ini sangatlah umum, terutama pada anak-anak dan bayi.

Umumnya, penyebab dari diare adalah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi virus, bakteri, dan parasit. Selain itu, terlalu makan makanan pedas juga bisa menyebabkan diare. Hal ini bisa terjadi karena efek panas dari zat capsaicin dalam makanan.

Diare juga bisa muncul sebagai akibat dari sistem pencernaan yang terbakar akibat iritasi di usus. Oleh karena itu, penyebab utama dari diare adalah konsumsi makanan yang buruk  bukan akibat dari maag.

Namun, sakit maag dan diare ini memiliki kesamaan pada faktor pemicu masalah, yaitu makanan pedas. Oleh karena itu, orang yang suka makan makanan pedas bisa saja mengalami maag dan diare secara bersamaan.

 

Cara Mengatasi Sakit Maag dan Diare

Itulah jawaban dari apakah maag menyebabkan diare. Kedua masalah pencernaan ini tidak memiliki hubungan yang erat dan tidak bisa mempengaruhi satu sama lain.

Kendati demikian, kita dapat mengatasi dan mencegah sakit maag serta diare yang terjadi secara bersamaan. Berikut adalah caranya:

  •   Pastikan makanan dan minuman yang masuk ke perut dalam kondisi bersih.
  •   Lebih baik kurangi atau hindari makanan pedas, berminyak, berlemak, dan asam.
  •   Cukupi kebutuhan cairan setiap hari agar proses pencernaan berjalan lancar.
  •   Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi tinggi. Contohnya Nutriflakes, sebuah sereal yang baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Itulah beberapa langkah kecil agar terhindari dari berbagai masalah pencernaan seperti maag dan diare.

About the Author

Yunita Isna Fauziyyah

Penulis yang senang berbagi informasi mengenai kesehatan, masalah pencernaan, problem solving, keadaan saat ini, dsb yang bermanfaat bagi masyarakat.

View All Articles